Tag Archives: Kamus

Download Software Kamus Tembung Jawa (Ngoko-Krama Madya-Krama Inggil) v.1

Download Software Kamus Tembung Jawa Ngoko-Krama Madya-Krama Inggil v.1 karya Feriawan Agung Nugroho. Sebuah Software Kamus yang berisi pemilahan kata dan istilah bahasa Jawa sesuai dengan adab dan kesopanan masyarakat Jawa. Dibuat dengan lisensi freeware dan free software.

Bismillahirrahmanirrahim,

Kamus Tembung Jawa Ngoko-Krama Madya-Krama Alus ini dibuat untuk memudahkan siapa saja yang berniat berbahasa jawa sesuai dengan adat dan sopan santun yang berlaku. Sebagai sebuah software komputer, kamus ini juga memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mencari kata dalam bahasa ngoko untuk kemudian dapat diterjemahkan secara cepat.

Kelebihan dari kamus ini adalah: simpel, mudah digunakan oleh siapa saja, ukuran file yang kecil dan tidak membebani memori serta harddisk, bisa digunakan oleh komputer dengan spesifikasi lawas ataupun rendah (komputer tua), kontennya bisa diedit dan ditambah sesuai dengan keinginan penggunanya, tidak ada proteksi database.

Selain itu, kamus ini menang sengaja digratiskan (sebagai free software) oleh saya selaku pembuat dengan tujuan untuk mewujudkan kecintaan dari saya kepada budaya daerah sendiri yang konon mulai luntur dan pudar. Saya akui sendiri bahwa saya adalah bagian dari anak-anak muda yang sudah kehilangan Jawanya (kelangan jawane). Sebelum terlanjur punah ataupun dirampok mentah-mentah oleh bangsa lain, maka sudah selayaknya bagi pembuat aplikasi ini untuk berbuat yang terbaik bagi negeri sendiri, khususnya bagi pelestarian budaya Jawa.

Gagasan untuk meramu Kamus Tembung Jawa sesungguhnya berawal dari nasihat Ayahnya penulis yang tinggal di Semarang, namanya Bapak Sunartyono, seorang yang sederhana dan sangat idealis (kalau bisa malah dikatakan nasionalis) yang kerap kali berpesan agar saya turut andil dalam pelestarian budaya jawa. Ayahnda adalah salah seorang yang berdedikasi, bekerja sebagai panatacara lan pamedhar sabda (MC Basa Jawa) yang juga salah seorang yang mendirikan kelompok pecinta kebudayaan Indonesia, khususnya Jawa yang bernama Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani).

Penyusun menyadari, selain bahwa mewujudkan amanah orang tua adalah bagian dari cara meraih surga Illahi, penyusun berpikir: “kayaknya pesan dari Ayahnda ini tidak main-main deh”. Ada sesuatu yang memalukan ketika penyusun mendapati bahwa orang-orang yang melestarikan budaya jawa justru sebagian besar adalah bangsa-bangsa asing yang sangat kagum terhadap kebudayaan kita sendiri. Mereka rela datang dari jauh-jauh hanya untuk sekedar mempelajari wayang, mempelajari gendhing, mempelajari sastra, kitab Centhini, Babad Jawa dan mengumpulkan beberapa artefak-artefak penting. Sungguh suatu bangsa yang memalukan ketika sebagian besar kekayaan peninggalan budayanya justru lebih dihargai tinggi oleh orang lain ketimbang dihargai oleh kita sebagai pewaris sah atas kekayaan budaya negeri sendiri.

Bukannya tidak ada anak muda yang merasa tertantang untuk mau melestarikan budaya sendiri. Tetapi penulis merasakan bahwa transfer kebudayaan antara generasi tua dan generasi muda sepertinya tidak mulus. Orang-orang tua begitu cuek melihat bahwa anak-anak mudanya lebih didekte oleh budaya Jakartanan ala sinetron kelas kampret dengan cerita model kutu kupret yang memperbodoh logika, mengakali nalar sehat, mengumbar kekerasan, syahwat, gaya hidup gedongan dan konsumerisme, serta kehidupan bak negeri dongeng yang terus meninabobokkan anak muda. Pemerintah…kadangkala saya juga sangsi terhadap kepedulian pemerintah untuk melestarikan kebudayaan. Alasannya adalah anggaran yang tak cukup lah, tidak marketabel lah, logika proyek lah, dan ..pokoknya nggak perduli lah.

Sekedar rasanan, penyusun tinggal di Jogja. Kalau dulu Jogja ini kaya dengan kelompok-kelompok kesenian macam kethoprak, ruang-ruang budaya, pagelaran-pagelaran, sekarang mungkin lebih menonjol geliat ekonomi model mall dan hiburan gaya kapitalis.Universitas yang bertugas menjadi gerbang terakhir kepedulian terhadap budaya, malah larut dalam alam kapitalisme dengan memahalkan biaya pendidikan sehingga cuma orang kaya yang sekolah, tidak perduli apakah si mahasiswa tersebut punya idealisme ataukah numpang beli gelar.

Lalu bagaimanakah ruang-ruang untuk anak muda yang gerah dan kritis terhadap kebudayaan, khususnya kebudayaan Jawa ini bisa berpartisipasi kalau kondisinya sudah demikian? Secara tidak sadar penulis merasa bersyukur atas “kentut” dari negeri Jiran yang memanggil kembali nasionalisme dan kepedulian terhadap kebudayaan kita. Hanya saja, takutnya adalah gagasan itu cuma anget-anget tai ayam. Biasa, lah. Masyarakat kita adalah masyarakat yang (katanya) mudah melupakan sejarah, pemaaf, pandai membuat kerumunan, senang menggebuk, tetapi nggak pandai membangun, membuat shof atau barisan, nggak pandai berorganisasi dan terancam berorientasi uang an sich.

Nah, semoga dengan perwujudan gagasan yang kecil ini bisa sedikit banyak memacu anda-anda semua untuk ikut-ikutan melestarikan budaya kita sendiri.

MENGAPA GRATIS/FREEWARE

Sebenarnya sih ..pengennya ..nggak gratis. Jujur saja, demi membuat kamus ini saya yang nol besar dalam bahasa pemrograman menyelakan ataupun mengurangi sedikit waktu tidur demi mempelajari bahasa pemrograman sampai kemudian bisa menghasilkan software ini. Semua dilakukan sendiri, karena toh tadinya pengennya ada temen-temen yang menolong, tetapi akibat satu dan lain hal malah nggak ada yang menolong. Boro-boro menolong, ngajari bahasa pemrograman aja pada ogah-ogahan….Ya sudah..sinau dewe saja.

Kadang mikir juga, jangan-jangan yang pakai cuma orang kaya yang nggak perduli kerja keras orang lain. Jangan-jangan dimanfaatkan pihak ketiga untuk kepentingannya sendiri. Jangan-jangan model manusia indonesia yang doyan barang gratisan mau cari enaknya sendiri. Tetapi kemudian penulis ditempeleng oleh Allah lewat petunjuknya. Seseorang yang menjadi guru penulis menasihatkan:

“Sungguh ironi jika kamu (saya dalam hal ini) melakukan suatu perbuatan baik tetapi sangat bergantung kepada orang lain yang menerima kebaikan kita. Lihatlah Allah, lihatlah Nabi SAW. Apakah mereka pilih-pilih dalam memberikan sesuatu? Memangnya berapa royalti yang mereka terima dari kitab yang mereka susun bersama? Berapa nilai yang diterima oleh para pahlawan yang merelakan jiwa, raga, dan semua yang mereka miliki bahkan sampai gugur menjadi syuhada demi kemerdekaan Indonesia? Mungkin ketika mereka dibangkitkan sekarang, mereka akan menangis melihat hasil perjuangan mereka hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat. Malah ada yang dijual, dikorupsi, diproyekkan dlsb. Tetapi itu tidak membuat nilai mereka yang gugur sebagai pahlawan menjadi turun. Pahlawan tetaplah pahlawan.Syuhada tetaplah syuhada.Nabi tetaplah Nabi.”

“Mengapa?Karena mereka menemukan peran mereka dalam kehidupan. Dan mereka menjalankan peran mereka sebaik-baiknya. Nah, jika kamu menemukan peran dalam kehidupan ini, apalagi itu merupakan panggilan jiwamu, maka jalankan peran itu sebaik-baiknya. Semuanya nanti akan kamu pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Allah tiada buta atas semua hal yang dilakukan manusia. Pasti ada rejeki padamu.”

Hehe..jadi malu.

Lagian nilai jual apa sih yang ada pada software ini, yang dijual atas dasar pelestarian sesuatu yang beranjak punah? Bukan! Bukan nilai jual tentunya! Tetapi nilai yang dibangun atas dasar kecintaan terhadap tanah air, itu yang nantinya hanya dihargai oleh mereka yang tahu.

Sebarluaskanlah..pasang di blog, facebook, friendster, forum atau apapun yang memungkinkan banyak orang untuk mengaksesnya.

Maka saya tidak terlalu khawatir tentang apapun tentang software ini. Bagi saya, Allah Maha Menghitung rejeki sehingga tidak pernah salah Dia membayar tunai terhadap setiap perbuatan umatnya. Jika nantinya software ini populer dengan banyak versi, ataupun ada pihak yang mengubahnya menjadi lebih baik sehingga yang bersangkutan (penggubah tersebut) populer, pastilah orang akan tetap cari versi original untuk diperbandingkan. Saya tidak khawatir. Justru malah bersyukur jika software ini ini menjadi software populer yang kemudian menjadi ladang amal jariyah insya Allah mengalir kepada kita semua. Allah SWT tidak mungkin dan tidak pernah salah. Gampangnya, jika memang anda tidak mampu atau terpanggil untuk membayarnya, tetap sah Anda manfaatkan dengan akadnya adalah Shodaqoh (entah fisik, fikir maupun jariyah) kepada Anda. Anda cukup menukarnya dengan doa agar kami sekeluarga bisa terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi Indonesia.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT.

Tanpa berniat mengkomersialisasikan, kami juga meminta kepada Anda untuk memberikan jalan kiranya ada pihak-pihak yang bisa memberi donasi atas usaha kami ini. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita.

Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Maka saya tidak terlalu khawatir tentang apapun tentang software ini. Bagi saya, Allah Maha Menghitung rejeki sehingga tidak pernah salah Dia membayar tunai terhadap setiap perbuatan umatnya. Jika nantinya software ini populer dengan banyak versi, ataupun ada pihak yang mengubahnya menjadi lebih baik sehingga yang bersangkutan (penggubah tersebut) populer, pastilah orang akan tetap cari versi original untuk diperbandingkan. Saya tidak khawatir. Justru malah bersyukur jika software ini ini menjadi software populer yang kemudian menjadi ladang amal jariyah insya Allah mengalir kepada kita semua. Allah SWT tidak mungkin dan tidak pernah salah. Gampangnya, jika memang anda tidak mampu atau terpanggil untuk membayarnya, tetap sah Anda manfaatkan dengan akadnya adalah Shodaqoh (entah fisik, fikir maupun jariyah) kepada Anda. Anda cukup menukarnya dengan doa agar kami sekeluarga bisa terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi Indonesia.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT.

Tanpa berniat mengkomersialisasikan, kami juga meminta kepada Anda untuk memberikan jalan kiranya ada pihak-pihak yang bisa memberi donasi atas usaha kami ini. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita.

Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Cara Instalasi Software:

1. Setelah didownload. Ekstraklah program di sembarang folder di komputer anda. Akan ada 3 file terpisah:kAMUS JAWA.Cab, Setup.LST dan Setup.exe

2. Klik Setup.exe sebagaimana ditunjukkan oleh gambar di bawan ini:

Klik dua kali di bagian setup.exe

4. Lalu muncullah penampakan instalasi dengan gambar biru di layar dan kemudian muncul opsi seperti ini:

tugas anda adalah mengklik yang ditandai merah. Itulan icon install (gambar kompute dan kardus).

5.Setelah itu akan muncul permintaan yang kurang lebih artinya: “mau diinstal di folder mana?” sebagaimana dilihat di bawah ini:

Tugas anda adalah klik bagian continue (yang dilingkari merah)

6. Biasanya sih langsung kelar sampai akhir dan sukses. Tetapi jika suatu saat anda mendapati seperti ini:

Maka janganlah anda gundah gulana ataupun khawatir. Cukup klik ignore dan percayalah tidak ada apa-apa yang perlu dirisaukan. Di sini disebutkan bahwa instalasi software yang dibawa kamus ini nyata-nyata sudah ditemukan di komputer anda dan sedang digunakan, sehingga gak perlu ditambah instalasinya.

7. Setelah itu barangkali akan muncul sesudahnya seperti ini:

Lakukan klik YES.

8. Setelah itu anda cukup melakukan klik IGNORE pada beberapa kejadian serupa sampai kemudian instalasi selesai. Jika sukses, di komputer anda sudah terinstall software ini:

Nah selanjutnya pelajari di help file untuk menjalankan program ini:

DOWNLOAD

1. download via dropbox.net silahkan klik di sini

2. download via google drive silahkan klik di sini

.

BEBERAPA KESULITAN INSTALASI KAMUS TEMBUNG JAWA

(Update tulisan tanggal 11 Desember 2009)

Saya menerima masukan keluhan bahwa ada proses kegagalan instalasi software ini untuk beberapa update komponen windows. Akibatnya muncul jendela seperti ini:

Sekali lagi, tidak perlu panik dan gusar. Maklum, sebagai software yang dihasilkan oleh orang pemula ya kadang banyak cacatnya, Mas, Mbak, Bu, Pak, Yu, Kang, Dhi dll….Hehe.. Tetapi saya yakin segalanya bisa dipelajari dan diselesaikan. Marilah kita cari solusinya sama-sama, Pertama, Ekstraklah isi dari file KamusTembungJawa.zip dan bukalah isinya. Lihat gambar ini:

Sebagaimana hal di atas, lakukan ekstraksi pada file kamusjawa.CAB. Entah anda pakai winzip, pakai winrar, 7zip, winace dll, pokoknya ekstraksi. kliatannya bisa. Nah kemudian setelah itu lihatlah isi file di dalamnya:

Nah, di dalamnya anda akan ketemu icon bergambar bendera indonesia dengan lambang burung garuda. Biasanya sih, kalau udah gitu ketika di-klik icon tersebut anda sudah mendapati software ini berjalan dengan baik seperti ini:

Nah, kalau sudah begitu, jika ingin membuat icon di desktop windows anda, lakukan aja langkah ini:

1. Klik kanan icon kamusjawa.exe yang gambar burung dan bendera itu

2. Pilih opsi send to > desktop (shortcut)

3. Nah, sekarang lihat desktop anda dan software ini siap digunakan.

Kurang jelas, liat gambar di bawah ini:

OK silahkan menikmati. Semoga tetap jaya Indonesia.

Gitu aja dulu, jangan sungkan-sungkan memberi masukan jika masih bingung, karena ini kerja kita sama-sama untuk memajukan bahasa dan budaya jawa. Oke?

Salam..

Feriawan..

Download Kamus Akronim dan Singkatan v.1 freeware

Ini adalah kamus yang berisi data istilah dan akronim yang biasa ditemui di berita-berita, tulisan akademis, ataupun sumber-sumber lainnya di Indonesia. Sebenarnya databasenya sudah banyak beredar baik di blog-blog ataupun di forum diskusi. Tetapi nggak ada salahnya kalau saya compile agar bisa dinikmat dengan mudah.

Silahkan klik untuk download di dropbox

Silahkan klik untuk download di googledrive

 

Download kamus Indonesia-Sunda (kebalikan dari Sunda-Indonesia) V.2.1

Sekedar melengkapi kamus yang di upload sebelumnya. Maaf, saya belum bisa buat sistem yang terjemahannya bolak-balik, jadi mending dijadikan dua aja. Berikut interfacenya:

Aturan penyebarluasan freeware ini, penggandaan, perubahan dan lain sebagainnya, sama dengan kamus-kamus daerah yang lain. Silahkan dinikmati…

silahkan klik di sini untuk download dari dropbox

silahkan klik di sini untuk download dari ziddu

silahkan klik di sini untuk download dari googledrive

Download Kamus Sunda Indonesia Versi 2.0

Alhamdulillah, sekarang sudah jadi kamus sunda-indonesia versi 2.0. databasenya emang masih jauh dari cukup karena belum ada sumber database yang lumayan valid. Andaisaja ada temen-temen yang mau ngirim database, tentunya bakal lebih lengkap lagi. Tapi daripada nggak ada, mending saya buat dulu aja.

Makasih kepada sumber yang tercantum dalam help file kamus ini atas data istilah yang anda kirimkan. Ukuran kamus ini cukup kecil, hanya 500an KB, mudah digunakan, bisa ditambah dan didelete databasenya, bisa diedit, boleh diutak atik, disebarluaskan, terserah lah…asal jangan diaku-aku aja lah. Selamat menikmati. Tetap jaya Indonesia…

silahkan klik di sini untuk download dari dropbox

silahkan klik di sini untuk download dari googledrive

 

Download Kamus Jawa Indonesia versi 2.1

Pengantar

Alhamdulillah, tidak ada yang bisa saya ucapkan kecuali kesyukuran yang amat sangat karena blog ini sudah menjebol angka pengunjung 60.000. Di sisi lain, saya masih diberi kesempatan untuk belajar membuat aplikasi berbasis visual basic. Dan hasilnya, sebuah software kamus yang diperbarui, yang dijamin bebas virus(tidak seperti yang kemarin ketika beberapa kamus terindikasi mengandung virus).

Dibalik cerita, sejujurnya banyak diantara teman-teman saya yang sangat piawai, sangat pakar dalam membuat aplikasi sepertini. Bagi mereka, aplikasi seperti ini remeh temeh lah. Berkali dan berkali saya mencoba memohon diantara mereka untuk belajar, agar bisa melanjutkan cita-cita saya membuat kamus dari bahasa-bahasa di nusantara. Tetapi mungkin karena kita hidup di Indonesia sehingga kata-kata: “Saya ingin belajar” yang saya ucapkan dan mohonkan kepada mereka untuk mengajari saya, seolah menjadi klise dan hanya angin lalu. Tidak ada yang sungguh-sungguh memperdulikan.

Saya juga mencoba memohon kepada mereka untuk membuatkan aplikasi macam ini, sehingga dikolaborasikan kemampuan kita, bahwa mereka yang membuat software dan saya yang mengumpulkan database. Tetapi janji tinggalah janji karena toh diantara mereka yang berjanji, tidak berkesempatan untuk memberikan software yang saya masukkan.

Ya sudah.

Kadang saya berprasangka, apakah teman-teman sudah demikian terjebak hidup di alam yang serba kapitalistik ini berarti harus memiliki modal rupiah demi mendalami suatu ilmu? Apakah tidak cukup bahwa Allah menjanjikan surga bagi mereka yang memberikan ilmu kepada orang-orang yang membutuhkan dan memberikan kemanfaatan luas?

Ya sudah. Sekali lagi.

Menunggu dan menyesali tentunya tidak menyelesaikan masalah. Apalagi menyalahkan orang lain, malah menambah masalah.

Akhirnya toh harus saya sendiri yang berusaha untuk mewujudkan apa yang saya cita-citakan. Berbulan-bulan mencari referensi di internet, berbulan-bulan memahami satu persatu coding, simbol dan source-source dan dari berbagai aplikasi mulai dari php, access, c++, net bean, visual basic, foxpro dan berbagai lainnya. Semua dilakukan di sela-sela kerja, tengah malam ataupun saat senggang. Dan gagal..gagal..gagal terus. Rumusan kode itu semacam rumus kimia yang butuh imajinasi ekstra dalam menerjemahkannya. Pusing!!!

Sampai suatu ketika, Allah menunjukkan kuasanya dengan memberikan satu file source code yang alhamdulillah bisa saya terjemahkan dan saya utak-atik. Rasanya sungguh luar biasa.

Kawan-kawan, di sini saya tidak hendak berlaku sombong. Beberapa waktu dulu saya pernah menuliskan cerpen berjudul Jago Dengklang sebagai gambaran bahwa siapapun yang tidak dianggap, harus berusaha keras merubah diri untuk membuktikan bahwa dia benar-benar bernilai. Harus!!!

Dan memang saya hidup di tengah bangsa bernama Indonesia yang dari waktu ke waktu manusianya selalu kalah oleh realitas. Miskin idealitas. Kita terbiasa menjadi bangsa konsumen dan pengemis, dan tidak pernah bermimpi untuk menjadi bangsa produsen dan pemberi. Kita terlalu lemah untuk mengatakan ‘tidak berutang’ kepada bangsa lain. Kita terlalu naif untuk bicara bahwa cita-cita dan semangat bukanlah retorika omong kosong untuk membuat kita menjadi manusia bernilai. Dan akhirnya kita menjadi bangsa yang mati di tengah kehidupan zaman.

Kenapa tidak berbuat?

Lewat tulisan ini, dengan segenap kerendahan hati, saya mengajak anda-anda untuk tidak hanya berfikir bahwa kita tidak bisa. KIta pasti bisa selama kita berpikir bahwa kita bisa (nggak mesti “bersama kita bisa”..kayak iklan partai=lebih mirip”bersama kita gila”). Siapa yang tahu batas kemampuan kita? Jika kemampuan seseorang biasa diukur dari hasil kerjanya. Maka, yang mengecewakan, adalah orang yang tak mengerjakan sesuatu sesuai kemampuannya. Yang hebat, adalah orang yang mengerjakan sesuatu melebihi kemampuannya. Maka lakukanlah apa yang Anda anggap, atau dianggap orang tidak mungkin. Gagal itu biasa, lebih baik gagal daripada tidak pernah mencoba sama sekali, tetapi jika berhasil, tentu saja itu menjadi hal yang luar biasa. Dan semakin kita sering melakukan hal-hal luar biasa, tentunya kita bisa membalik logika bahwa kita adalah bangsa yang biasa berhasil dan tidak boleh ada kata gagal! Sekali lagi: tidak boleh ada kata gagal! Apalagi bersikap pengecut dengan bilang tidak mampu sebelum mencoba.

Dan, tentunya bukan hanya itu. Lebih jauh lagi saya mengajak diantara kita untuk mau berbagi. Jangan mikir komersil melulu bahwa kita sudah susah payah menciptakan sesuatu dan kemudian harus dijual ataupun harus laku. Ada wilayah-wilayah tertentu dimana anda memang harus membelanjakan kemampuan Anda demi rupiah, demi nafkah keluarga, demi hadiah, penghargaan dan “komersialisasi definisi sukses” ala kapitalistik. Tetapi di sekitar kita jangan lupa, ada amanah-amanah lain yang tidak pernah menjanjikan sepeser rupiah pun. Ada masyarakat miskin yang lepas dari tanggungjawab negara ketika mereka sakit, terbelakang dan kelaparan, Ada nilai-nilai luhur budaya bangsa yang butuh dilestarikan ketika lepas dari tanggungjawab negara dan sama sekali tidak laku dijual di tengah generasi dugem ini. Ada semangat kegotongroyongan untuk ikhlas berbagi diantara kita karena memang diantara kita butuh untuk saling menolong saat uang sama-sama tidak punya, dan negara lebih sibuk bersenggama dengan modal daripada melindungi masyarakatnya. Ada hutang kita kepada para pahlawan, pada syuhada, guru dan orang-orang yang berjasa membuat kita menjadi cerdas dan hidup di tanah merdeka ini, saat negara tidak memberikan kesejahteraan kepada mereka. Di sanalah ada ruang dan ada peran  kita ditunggu untuk berbuat. Tidak ada yang pernah menjanjikan rupiah, kecuali sebuah keyakinan bahwa Allah Maha Menghitung dan Maha Pemurah, Dialah Tuhan yang selalu bersama dengan doa orang-orang tertindas.

Maka, meskipun sederhana, hanya software kamus, tetapi ini bagian dari kecintaan saya kepada tanah air. Di tengah keprihatikan karena banyak aset bangsa disia-siakan oleh bangsa sendiri, dan dicomot bangsa lain untuk kepentikan komersial mereka, barangkali lewat secuil karya ini bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara.

Selamat menggunakan.

Penjelasan Software

Untuk software ini kayaknya lebih enak dijelaskan dengan gambar ini:

Mudah kok menggunakannya. Ukuran file cukup kecil: hanya 614 kb.Bisa ditambah dan dikurangi (entri data) kosakata di dalamnya, boleh disebarluaskan. Bersifat freeware.

Silahkan klik di sini untuk download di ziddu

Silahkan klik di sini untuk download dari dropbox

Silahkan klik di sini untuk download dari googledrive

Demkian, silahkan email saya jika ada yang missing link.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT. Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Tetap Jaya Indonesia!!!

Download Kamus Ambon-Indonesia

Hehe…biar sampek jeleh. Saya pikir gak ada salahnya bikin-bikin kamus se nusantara. Entah karena faktor cinta tanah air, iseng ataupun kurang kerjaan, atau memang lagi hobi ngamus.

Satu lagi saya kompilasikan dari situs http://www.melayuonline.com sebuah software kamus Ambon Indonesia. Langsung saja didownload kalo berkenan.

Berikut screenshootnya:

Kamus Ambon Indonesia
Kamus Ambon Indonesia

Nah. untuk downloadnya silahkan klik di sini (googledrive) di sini (dropbox) atau di sini (Ziddu)

Selamat menggunakan dan terima kasih. Mohon donatur dari anda berupa Doa Masuk Surga untuk kita semua.

Download Kamus Ngapak atau Kamus Banyumasan di sini

Saya pernah tinggal di Purwokerto, Banyumas pada tahun 80an, saat kelas 3-4  SD di daerah Karang Pucung. Jl Gerilya. Sebagai orang yang pernah dibersarkan di sana, semoga kamus ini bisa menjadi persembahan, sekaligus obat rindu kepada Dialog Ngapak. Kontentnya saya ambil dari www.inyonge.com

Berikut screenshootnya:

Silahkan download di sini (googledrive) di sini (dropbox)ataupun di sini (ZIddu)

Download kamus Indonesia Sunda

Satu lagi saya buat kamus Indonesia Sunda. Sebuah sumber yang tak dikenal saya temukan di 4shared. Dan..jadilah. Silahkan saja didownload Kamus Indonesia Sunda. Pastinya bermanfaat buat para pelancong yang datang ke tanah Pasundan ataupun Mahasiswa baru yang keterima di ITB, IPB, STT dll.

Berikut screenshootnya:

Anda bisa mendownload di sini (googledrive) di sini (dropbox)ataupun di sini (ZIddu)

Kamus Nias-Indonesia Silahkan Download

Hari ini secara ngebut (mumpung kerjaan lagi jeda dikit) saya manfaatkan untuk membuat kamus Nias-Indpnesia. Konstruksinya sama dengan Kamus Jawa-Indonesia kemarin, bedanya ini bahasa Nias. Sesungguhnya kontentnya bukan dari saya, karena saya bukan dari Nias, tetapi dari sebuah blog tetangga: http://www.kamus-nias.blogspot.com . DI sana karena bentuknya web, saya rasa agak susah dibawa kesana kemari. Untuk itu saya kompilasi aja menjadi bentuk software kamus yang kecil dan bisa diedit, ditambah ataupun dikurangi seperlunya.

Tampilannya seperti ini:

Ukurannya cukup kecil 294 kb saja. Jika tertarik, download aja di sini (Ziddu) ataupun di sini (google drive) atau di sini (dropbox).

Terimakasih.

Kamus Jawa-Indonesia silahkan download

Setelah saya mencari di dunia maya, ternyata sulit ditemukan kamus jawa offline. Kalaupun ketemu, sepertinya sifatnya eksperimental program delphi sehingga kontentnya agak tidak serius. Makanya saya iseng bikin sendiri meskipun jawanya masih jawa ngoko, nanti kalau bisa saya masukkan yang kromo juga.

Kamus ini bukan kamus egois yang tidak bisa dirubah atau ditambahkan, anda berhak untuk merubah isi dan menambahkan sesuai keinginan anda. Ada bisa menghilangkan kata-kata kasar, jorok ataupun tidak berkenan untuk menghindari miss presepsi, misalkan: dapur (jawa) saya terjemahkan menjadi dapur, dan wajah (kasar).

Ukurannya cukup kecil, hanya 288 mega eh..salah…kilobyte..dan ter-zip. Bisa anda ekstrak dimanapun (di flashdisk juga bisa) asal dalam satu folder dan tidak diubah-ubah susunan isinya.

Berikut interfacenya:

Nah, anda bisa mendownload di sini: sini (ziddu) ataupun di sini (divshare)

Selamat menikmati.