Category Archives: IT

Software Sinau Jawa v.1 – Software Pengetahuan Bahasa Jawa

Assalamualaikum wr.wb.

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan karunianya kepada kita untuk bisa saling berkomunikasi di sini, dan juga rasa syukur saya atas kesempatan yang diberikan-Nya sehingga bisa menyajikan software ini kepada Anda dengan segala keterbatasannya. Tak lupa sholawat dan salam saya haturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan bagi saya untuk menuju kepada-Nya. Semoga syafaatnya bisa saya raih di hari akhir kelak.

Berikut ini adalah software yang saya beri nama SINAU JAWA v.1. Isinya adalah pengetahuan Bahasa Jawa yang meliputi tata istilah, tata bahasa, istilah-istilah dalam konteks kemasyarakatan, kamus, sampai dengan pengetahuan wayang dan gamelan. Semuanya diringkas dalam satu software sederhana dengan harapan memudahkan bagi pengajaran dan pendidikan bahasa jawa untuk membantu anak-anak, murid-murid, siswa-siswi dan siapapun yang belajar bahasa Jawa. Isinya relatif memenuhi kurikulum pengajaran bahasa Jawa di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.

Yang pertama kali harus saya garis bawahi, software ini bukanlah berisi acuan baku ataupun referensi valid bagi siapapun yang menggunakannya. Fungsi dasarnya adalah membantu siapapun untuk belajar pengetahuan tentang Adat Istiadat Jawa, khususnya Bahasa Jawa. Untuk itulah di dalamnya di setiap fitur atau menu, ada opsi atau tombol edit dan hapus. Berbeda dengan software yang berisi acuan baku seperti  contohnya wordpedia, Encarta Encyclopedia, ataupun Encyclopedia Britanica yang memang berisi acuan baku. Jauh banget dari itu. Isi yang ada software ini adalah serpihan-serpihan yang berserak dari internet, dari buku bahan ajar yang dijual bebas di pasaran, dan dari lingkungan tempat saya tinggal. Untuk itu, Anda boleh mengubah isinya atau databasenya untuk kepentingan pribadi anda. Untuk isi outentik, hanya bersumber dari link yang terdapat di blog saya di www.feriawan.wordpress.com.

Saya bukanlah seorang ahli bahasa jawa, ilmuwan jawa, budayawan, bukan pula guru, ataupun orang yang paham tentang bahasa dan kebudayaan Jawa. Keseharian saya ketika menyusun software ini adalah menjadi ayah dari dua orang anak usia 6 dan 4 tahun, Iyan dan Damar, dan suami dari Endang Subekti. Saya adalah CPNS di Dinas Sosial Provinsi DIY yang saat ini ditempatkan sebagai pengasuh lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Abiyoso, Pakem. Kami sekeluarga tinggal di sebuah rumah kontrakan sederhana di Sonokulon, Merdikorejo, Tempel, Yogyakarta. Saya tidak memiliki latar belakang pendidikan ilmu komputer. Latar belakang pendidikan saya adalah Sarjana Ilmu Sosiatri di FISIPOL UGM DIY. Itu sedikit tentang saya, selebihnya jika anda search atau googling, Anda akan menemukan banyak catatan tentang saya, ataupun catatan saya sendiri, khususnya di alamat blog saya seperti tertulis di atas.

Lalu, mengapa saya membuat software ini?

Suatu ketika, saya berdialog dengan ayah saya kandung di Semarang tentang apa yang dilakukannya di sebuah komunitas, ataupun bisa disebut organisasi dengan nama PERMADANI. Sunartyono, nama ayah saya, adalah salah satu pemrakarsa organisasi itu dan sekarang adalah salah satu pengurus PERMADANI Jawa Tengah. PERMADANI adalah singkatan dari Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia. Untuk masyarakat awam yang tahu tentang PERMADANI, mengenal lembaga ini sebagai lembaga yang memberi kursus tentang Panatacara lan Pamedhar Sabda, atau dalam bahasa Indonesianya adalah kursus tentang MC dan Penceramah berbahasa Jawa. Menurut beliau, sesungguhnya PERMADANI tidak dicita-citakan sesederhana semacam lembaga kursus. Konon, dari para pendirinya, PERMADANI didirikan berangkat dari kegelisahan atas lunturnya kebudayaan Indonesia oleh derasnya laju modernitas. Anak muda kehilangan unggah-ungguhnya, krisis moral di sana-sini, hilangnya nilai kemanusiaan dan kesadaran bangsa, bahkan rasa kebangsaan itu sendiri lambat laun menjadi hilang. Akibatnya, atau dampaknya, diantaranya adalah polah tingkah pemimpin dan masyarakat yang menghalalkan segala cara untuk meraih kenikmatan materi dengan jalan korupsi, kolusi, nepotisme. Generasi muda kehilangan arah dan mengikuti budaya asing yang tidak sesuai dengan akhlak moral masyarakat timur, apalagi sesuai dengan akhlak dan moral agama. Nilai-nilai kegotongroyongan entah di mana. Kekerasan atas nama apapun menjadi biasa di telinga.

Dari serapan persoalan itulah ditarik kepada kesimpulan yang salah satunya adalah lunturnya budaya bangsa. Padahal, peran-peran orang yang terpanggil untuk melestarikan kebudayaan bangsa bisa dihitung dengan jari. Kebudayaan menjadi terpinggirkan, tersederhanakan menjadi nilai-nilai pinggiran dengan sebutan tradisional, dan tradisional cenderung disebut jadul.  Bahkan orang berbicara budaya menjadi bias dengan istilah kesenian tradisional. Sebuah keprihatinan. Ketika anak-anak muda kehilangan jati dirinya, kehilangan akar kebudayaannya, orang-orang tua demikian mudah menyalahkan: oh itu karena mereka tidak diajari, tidak mengerti adat, tidak punya kesopanan, terpengaruh oleh barat, dll dsb yang intinya menyalahkan. Pertanyaanya: lalu siapa yang bertanggungjawab? Dari sinilah PERMADANI didirikan dan mengambil peran sebagai lembaga yang, dalam penangkapan saya, agen untuk transfer nilai budaya dari generasi ke generasi. Karena point intinya adalah budaya bangsa, maka PERMADANI tidak hanya berdiri di Jawa, atau mengambil peran atas Budaya Jawa saja, tetapi lebih luas dari itu. PERMADANI didirikan dan tersebar di seluruh Indonesia dan mengambil peran atas budaya lokal yang tujuannya adalah mengembalikan nilai-nilai postif bangsa agar dapat ditransfer dari generasi ke generasi, untuk kemudian menjadi nilai bangsa yang sesungguhnya. Itu penangkapan saya. Mulia sekali. Kalaupun saat ini yang terdengar di masyarakat hanyalah sebagai lembaga kursus MS dan Pemateri Jawa, ya tak apa, karena kegiatan itu yang paling diminati dan dikenal luas masyarakat.  Mengapa hanya di Jawa yang kelihatan, ya tak apa, karena memang mulainya di Jawa, khususnya Jawa Tengah. (Saya ingat betul suasana pendiriannya, waktu kecil saya ikut peresmian pendiriannya di suatu tempat, diresmikan oleh Gubernur Jateng saat itu: H Ismail) . Maka begitulah, cerita Ayah itu begitu membekas. Sebagai seorang muslim, yang saya tangkap satu: perbaikan akhlak dengan jalan budaya.

Mengapa harus software? Bukankah sudah banyak buku-buku beredar dengan harga murah dengan konten yang bahkan lebih lengkap dari ini? Jawaban saya sederhana: kemasan. Jujur saya tidak suka menyatakan itu, tetapi memang itu kenyataanya: hanya sekedar kemasan. Apakah itu penting? Nah, di sini jawabannya mantap: penting. Kemasan adalah sesuatu yang penting dalam proses komunikasi. Faktanya, manusia modern memang suka pada kemasan. Suka melihat kemasan, walaupun intinya sama: komunikasi. Kalau komunikasi adalah ‘ngomong-ngomong’, tentunya bisa dilakukan di cakruk, di gardu ronda, di pasar, di kelas, di gedung mewah. Tergantung dari etika dan estetikanya. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, estetika dan etika juga mencakup pada alat. Orang akan merasa beda jika dia sudah bisa berkomunikasi via internet, via HP, via Blackberry daripada sekedar ngomong di cakruk atau pos ronda. Semacam itulah. Bagi saya, fakta itu ironi: mengapa untuk ngomong saja butuh kenyamanan karena merk tertentu, tempat tertentu dan karena kelas tertentu. Tetapi itulah kenyataanya. Maka, untuk menyampaikan sesuatu terkait budaya, tampaknya butuh kemasan untuk menaikkan ketertarikan, untuk menaikkan gengsi dan untuk menaikkan jangkauan agar tujuannya tercapai. Jadi, dikemaslah semua-mua yang terkait dengan materi belajar bahasa dan kebudayan jawa menjadi software sebagaimana yang sampai ke tangan Anda ini.

Demikianlah. Awalnya yang saya pikirkan adalah anak-anak saya:bilakah mengajarkan pengetahuan tentang bahasa Jawa dan pernak perniknya kepada anak? Bagaimana penerimaan mereka? Pada akhirnya kesimpulannya: ya!. Saya merefleksikan dengan diri saya yang sejak mahasiswa hijrah ke DIY untuk kuliah. Pada masa kuliah tersebut biasa hidup dalam keprihatinan. Ndilalah, Yogyakarta memang kota yang bersahaja. Walaupun saya sering tidak punya duit, tetapi saya belum pernah kelaparan. Banyak teman, banyak penduduk lokal yang sangat mengerti tentang kehidupan mahasiswa seperti saya kala itu. Di Jogja enak: asalkan kita bisa sopan dan mau belajar budaya lokal, kita akan dihargai dan dimanusiakan. Sesuatu yang agak sulit diperoleh di kota kelahiran saya; Semarang. Well, jika saya mau mengajak anak belajar, konsekuensinya saya juga harus belajar dong. Itu.

Lalu mengapa kok tidak dikomersialkan? Ya. Memang tidak ada misi komersialisasi dalam setiap karya saya. Apalagi karya yang berbasis budaya lokal seperti ini. Gambaran saya sederhana: Jika komersial maka yang menjangkau hanya yang punya uang. Itu tidak menjawab persoalan bangsa tentang pendidikan mahal, tentang software berbasis komunitas/ bernuansa budaya lokal, tentang fasilitas dan sarana belajar untuk kaum dhuafa. Semoga Allah SWT setuju, karena Kata-Nya, kalau akhirat yang dituju, dunia juga akan didapat. Nah, mungkin misi saya adalah menagih janji Allah yang Maha Menepati Janji.

Selain itu, tanggungjawab nguri-uri itu adalah tanggung jawab bersama, maka bagi saya ini adalah bagian dari tanggungjawab saya pribadi untuk ikut nguri-uri kabudayan. Sekecil apapun kontribusi yang bisa saya lakukan.Mencoba mengambil peran di situ, sekecil apapun, sebesar kemampuan saya. Ya sederhananya, kita sudah hidup enak, di zaman enak, di Jogja yang enak, itu kan karena kebudayaan yang diwariskan simbah2 kita dulu. Mosok iyo gak matur nuwun? Dan apakah kita rela anak-anak kita kelak justru hidup susah karena kehilangan warisan budayanya. Eman tho? (Hehe.. Padahal nek dipikir malah saya ini ada turunan Cino. :p )

Apakah kemudian tidak menerima donasi? Begini: saya tidak mau dibilang ngemis. Sejak semula software ini diniati sebagai shodaqoh jariyah saya. Maka, software ini diijinkan diunduh oleh siapapun dengan tidak ada batasan fitur, FREE. sejauh ini, sy gak pernah rugi “berbisnis” dgn Allah. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Untuk itu cukup bagi saya beroleh hasil dari pekerjaan saya sebagai PNS. Tetapi pertanyaanya: bagaimana jika ada memang ada orang yang terpanggil? Bukankah jika ini dinafkahkan di jalan Allah, orang juga berhak untuk ikut serta? Katakanlah saya punya kendaraan untuk menuju pada-Nya, apakah tidak boleh orang untuk ikut serta? Nah, untuk itulah saya menerima donasi seandanya apa yang saya lakukan ini seide, sejiwa ataupun mewakili orang-orang yang memiliki kemampuan yang mungkin tidak saya miliki, dan atau sebaliknya.

DONASI

Sekedar mengulang: Walaupun disebarkan dengan bendel freeware/gratis full version, software ini dibuat dengan tidak gratis. Butuh biaya untuk listrik, buku-buku pengetahuan, koneksi internet dan waktu setidaknya 3 bulan untuk membuat software ini. Donasi anda sangat diharapkan untuk kelangsungan pembuatan software ini dan software-software lainnya yang bisa anda peroleh di blog saya ini.

Donasi bisa dalam bentuk:

  1. Uang dikirim via No Rek: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO, yang insya Allah digunakan untuk memberi perangkat keras, perangkat lunak demi meng-upgrade software Sinau Jawa ini pada versi yang lain. Selain itu masih menunggu pekerjaan membuat software edukatif yang lain yang Insya Allah jika ada kesempatan akan dikelarkan: software belajar rambu lalu lintas untuk anak-anak, KUHP dan KUHPerdata Digital, Ensiklopedi Batik, dan semoga bisa belajar pemrograman game karena ada cita-cita bikin game The Pursuit of Hajj, game semacam farmville yang mengajak anak-anak mengerti tentang langkah-langkah berhaji. Berapapun nilainya akan berharga: Jika ingin tanya: seandainya dijual, barapa harga intrinsiknya? Kalau nilai komersialnya, saya akan menjualnya Rp. 50.000,-  Anda tidak harus membayar sejumlah itu jika memang ingin berdonasi sekedarnya, katakanlah anda mengirim 25.000, saya akan menganggapnya lunas, anggap saja sisanya adalah shodaqoh dari saya.
  2. Jika anda butuh produk yang dikemas secara outentik darii saya untuk kepentingan pembelajaran, saya juga melayani pemesanan dalam bentuk pengiriman CD. Harga jual saya sesuaikan dengan nilai intrinsik Rp 50 ribu untuk per CD dan ongkos kirim sesuai dengan jasa layanan kurir yang ditunjuk. Dengan berat hati, harga ini saya patok pas mengingat tingkat produksi dan pengemasan dalam bentuk CD tentunya berbeda daripada sekedar upload dan download via internet.
  3. Jika anda ingin berdonasi tetapi tidak memiliki kesempatan yang memungkinkan baik untuk mengirim uang, mencukupkan nilainya atau satu dan lain hal yang menghalangi sampainya rupiah ke tangan saya, saya titipkan saja uang yang semestinya anda donasikan ke saya ke kotak amal, kotak infaq, kaum dhuafa, korban bencana dan lain sebaganya musibah di sekitar anda. Cukup diniatkan saja bahwa uang tersebut adalah donasi software untuk saya. Insya Allah, Dia nantinya yang mengatur rejeki yang sudah dijatahkan ke saya.
  4. Kalaupun satu dan lain hal memang Anda benar-benar tidak memiliki kesempatan mengirim donasi. Cukuplah dari saya meminta doa Anda perihal yang saya kerjakan ini. Semoga Allah mengabulkan doa anda yang terbaik untuk saya sekeluarga.
  5. Kalaupun semua point di atas membebani Anda, ya sudah,tak mengapa. Yang penting gunakan software ini untuk kebaikan. Insya Allah saya masih mendapat pahala dari-Nya sepanjang Anda mendapat kemanfaatan positif dari software ini.

Kalau boleh saya meminta, berilah feedback kepada saya lewat facebook, blog dan sarana komunikasi lainnya kepada saya demi perbaikan software ini, Sebarluaskanlah ke sekolah-sekolah, lembaga pendidikan, kelompok belajar dan sejenisnya yang anda rasa akan mendapat kemanfaatan dari software ini. Saya sangat berterima kasih dan semoga Allah membalasnya.

PEMESANAN DALAM BENTUK CD

Saya juga melayani pemesanan dalam bentuk CD yang akan dikirimkan kepada alamat yang anda tuju.  Karena membutuhkan kerja ekstra, saya meminta uang jasa produksi, pengemasan dan pengiriman CD per paket dari anda sejumlah 50 ribu plus ongkos kirim. Mekanismenya adalah sebagai berikut:

  1. Kirim data selengkap-lengkapnya terkait dengan: Identitas anda, email dan telpon khususnya, jumlah pesanan, alamat yang dituju, dan keterangan lain yang anda anggap penting. Kirim ke ferrybm@yahoo.com atau ke feriawan@gmail.com  atau kontak via mail facebook saya di : www.facebook.com/feriawan
  2. Saya akan mengkalkulasi terkait ongkos kirim dan waktu pengiriman.
  3. Jika deal, kirim harga yang disepakati  ke Rek: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO, terima kasih jika anda memberi lebih dari jumlah transaksi.
  4. CD akan saya kirimkan sampai ke alamat anda.

Demikian panjang lebar dari saya.

Sekian. Billahi Taufiq wal hidayah. Fastabiqul Khairat.

Wassalamualaikum wr.wb.

Feriawan Agung Nugroho, S.Sos

DOWNLOAD DROPBOX

DOWNLOAD GOOGLEDRIVE

DOWNLOAD INDOWEBSTER
DOWNLOAD INDOWEBSTER ALTERNATIF

DOWNLOAD VIA MEDIAFIRE

Download Software Interaktif Gamelan (Gamelan Mechanique)

Hormat dan salut saya kepada Ibu Kati atau Mbok Tu (Catherine Basset) seorang bule Prancis peneliti gamelan (bersama dengan Mas Olivier Koechlin, teknisinya) yang membuat software ini dan dipasang di http://www.cite-musique.fr/gamelan/ . Beliau adalah orang yang memiliki ketertarikan dalam musik etnik, dab salah satunya gamelan, yang kemudian dibuat software berbasis flash yang sangat pantas dijadikan software referensi, edukasi maupun rekreasi bagi siapapun yang ingin mengenal gamelan.

Coba bayangkan, apa nggak malu bahwa orang yang membuat software ini adalah orang Prancis. Padahal kewajiban nguri-uri kabudayan indonesia tu kan semestinya ya kita-kita yang rumangsa sebagai anak cucu pewaris kebudayaan Indonesia yang adilihung. Lha wong anak-anak kita dibiarkan dijejeli sinetron njelehi padahal kita punya wayang yang difungsikan sebagai tontonan bernilai tuntunan. Lha wong kita punya tari-tarian yang bagus-bagus dan melambangkan keceriaan, kemakmuran bangsa, kekaguman karya Allah, lha kok malah pating jingkrak nggak karuan dengan lets get dance. Lha kita memiliki musik-musik yang selaras jiwa manusia Indonesia, eh..lha kok kita sibuk dengan musik impor dari nasyid sampe underground. Tapi mungkin kita tidak pernah merasa malu wong kita adalah bangsa yang tidak lagi punya rasa malu.

Yak, langsung saja penjelasan teknis:

Ketika kita membuka software ini dan dijakankan, kita akan dihadapkan dengan interface pilihan model gamelan mulai dari gaya Jawa(Lancaran dan Ladrang), Sunda (Sekar Alit) dan Bali (Gilak dan Baris).

Begitu klik salah satu, kita sudah bisa bereksperimen untuk mukul-mukul berbagai instrumen musik (sound musik tersebut akan terdengar otomatis begitu kita klik alat ybs) yang dilengkapi dengan nama dan keterangan alatnya (sayangnya dalam bahasa perancis).

Bukan itu saja, software ini bahkan dilengkapi dengan bagian latihan untuk membuat aransemen dari alat-alat yang ada di rangkaian gamelan ini. Kita tinggal klik pada bagian notasi dan disesuaikan dengan simbol ataupun urutan nadanya dan kemudian jika di eksekusi akan terdengarlah suara sesuai dengan notasi yang kita buat.

Langsung saja, kalau mau download langsung aja ke situs YBS dengan klik di sini (PC windows).

Sekedar catatan, software ini memerlukan plugin adobe shockwave player yang bisa didownload di sini yang biasanya sudah ada pada komputer windos XP, vista ataupun 7

Download Software Kamus Besar Bahasa Indonesia lengkap versi offline (Stardict) beserta tutorial instalasinya

Tertarik untuk memasang software Kamus Besar Bahasa Indonesia di komputer/laptop anda? Sebenarnya sejak beberapa waktu lalu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sudah tersedia dalam versi online di situs http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/ tetapi tentu saja situs ini tidak ramah kepada kaum miskin, khususnya miskin koneksi internet.

Di beberapa blog, kemudian saya temukan ternyata ada pihak-pihak yang telah berhasil melakukan pendatabase-an dari KBBI untuk bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan software Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kalau menurut sumber sih, namanya mas Steven yang bisa anda lacak di sini. Beberapa diantara teman blogger juga telah mengupas bagaimana pemanfaatan software ini, salah satunya dengan menggunakan software bebas berlisensi publik dengan nama Stardict. Salah satunya adalah di sini.

Posting saya kali ini adalah untuk melengkapi kawan-kawan yang telah membuat software Stardict KBBI tersebut agar anda ataupun pembaca blog ini yang kemungkinan masih sangat awam dengan instalasi software, bisa dengan mudah melakukan instalasi KBBI versi stardict di komputer anda. Saya telah menyusun tutorialnya beserta gambar-gambar yang membantu anda memahami step-by step instalasinya. Tidak rumit! Saya jamin.

Intinya ada dua langkah mudah untuk memasang software stardict KBBI, pertama install stardictnya, dan kedua install saja database nya.

DOWNLOAD

Anda bisa mendapatkan langsung dua software tersebut: stardict versi windows di sini dan database kbbi di sini. Atau jika anda tidak mau ribet, download keduanya (satu paket) langsung di sini (google drive) atau di sini(dropbox)

TUTORIAL INSTALASI

Anda bisa melihat, ataupun mendapatkan (download)tutorial instalasinya di sini(scribd) atau klik aja gambar di atas . Semoga membantu. Semoga Anda sukses dan mohon doanya jika anda memperoleh keberuntungan karena tulisan ini.(*)

Download Software Kamus Tembung Jawa (Ngoko-Krama Madya-Krama Inggil) v.1

Download Software Kamus Tembung Jawa Ngoko-Krama Madya-Krama Inggil v.1 karya Feriawan Agung Nugroho. Sebuah Software Kamus yang berisi pemilahan kata dan istilah bahasa Jawa sesuai dengan adab dan kesopanan masyarakat Jawa. Dibuat dengan lisensi freeware dan free software.

Bismillahirrahmanirrahim,

Kamus Tembung Jawa Ngoko-Krama Madya-Krama Alus ini dibuat untuk memudahkan siapa saja yang berniat berbahasa jawa sesuai dengan adat dan sopan santun yang berlaku. Sebagai sebuah software komputer, kamus ini juga memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk mencari kata dalam bahasa ngoko untuk kemudian dapat diterjemahkan secara cepat.

Kelebihan dari kamus ini adalah: simpel, mudah digunakan oleh siapa saja, ukuran file yang kecil dan tidak membebani memori serta harddisk, bisa digunakan oleh komputer dengan spesifikasi lawas ataupun rendah (komputer tua), kontennya bisa diedit dan ditambah sesuai dengan keinginan penggunanya, tidak ada proteksi database.

Selain itu, kamus ini menang sengaja digratiskan (sebagai free software) oleh saya selaku pembuat dengan tujuan untuk mewujudkan kecintaan dari saya kepada budaya daerah sendiri yang konon mulai luntur dan pudar. Saya akui sendiri bahwa saya adalah bagian dari anak-anak muda yang sudah kehilangan Jawanya (kelangan jawane). Sebelum terlanjur punah ataupun dirampok mentah-mentah oleh bangsa lain, maka sudah selayaknya bagi pembuat aplikasi ini untuk berbuat yang terbaik bagi negeri sendiri, khususnya bagi pelestarian budaya Jawa.

Gagasan untuk meramu Kamus Tembung Jawa sesungguhnya berawal dari nasihat Ayahnya penulis yang tinggal di Semarang, namanya Bapak Sunartyono, seorang yang sederhana dan sangat idealis (kalau bisa malah dikatakan nasionalis) yang kerap kali berpesan agar saya turut andil dalam pelestarian budaya jawa. Ayahnda adalah salah seorang yang berdedikasi, bekerja sebagai panatacara lan pamedhar sabda (MC Basa Jawa) yang juga salah seorang yang mendirikan kelompok pecinta kebudayaan Indonesia, khususnya Jawa yang bernama Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani).

Penyusun menyadari, selain bahwa mewujudkan amanah orang tua adalah bagian dari cara meraih surga Illahi, penyusun berpikir: “kayaknya pesan dari Ayahnda ini tidak main-main deh”. Ada sesuatu yang memalukan ketika penyusun mendapati bahwa orang-orang yang melestarikan budaya jawa justru sebagian besar adalah bangsa-bangsa asing yang sangat kagum terhadap kebudayaan kita sendiri. Mereka rela datang dari jauh-jauh hanya untuk sekedar mempelajari wayang, mempelajari gendhing, mempelajari sastra, kitab Centhini, Babad Jawa dan mengumpulkan beberapa artefak-artefak penting. Sungguh suatu bangsa yang memalukan ketika sebagian besar kekayaan peninggalan budayanya justru lebih dihargai tinggi oleh orang lain ketimbang dihargai oleh kita sebagai pewaris sah atas kekayaan budaya negeri sendiri.

Bukannya tidak ada anak muda yang merasa tertantang untuk mau melestarikan budaya sendiri. Tetapi penulis merasakan bahwa transfer kebudayaan antara generasi tua dan generasi muda sepertinya tidak mulus. Orang-orang tua begitu cuek melihat bahwa anak-anak mudanya lebih didekte oleh budaya Jakartanan ala sinetron kelas kampret dengan cerita model kutu kupret yang memperbodoh logika, mengakali nalar sehat, mengumbar kekerasan, syahwat, gaya hidup gedongan dan konsumerisme, serta kehidupan bak negeri dongeng yang terus meninabobokkan anak muda. Pemerintah…kadangkala saya juga sangsi terhadap kepedulian pemerintah untuk melestarikan kebudayaan. Alasannya adalah anggaran yang tak cukup lah, tidak marketabel lah, logika proyek lah, dan ..pokoknya nggak perduli lah.

Sekedar rasanan, penyusun tinggal di Jogja. Kalau dulu Jogja ini kaya dengan kelompok-kelompok kesenian macam kethoprak, ruang-ruang budaya, pagelaran-pagelaran, sekarang mungkin lebih menonjol geliat ekonomi model mall dan hiburan gaya kapitalis.Universitas yang bertugas menjadi gerbang terakhir kepedulian terhadap budaya, malah larut dalam alam kapitalisme dengan memahalkan biaya pendidikan sehingga cuma orang kaya yang sekolah, tidak perduli apakah si mahasiswa tersebut punya idealisme ataukah numpang beli gelar.

Lalu bagaimanakah ruang-ruang untuk anak muda yang gerah dan kritis terhadap kebudayaan, khususnya kebudayaan Jawa ini bisa berpartisipasi kalau kondisinya sudah demikian? Secara tidak sadar penulis merasa bersyukur atas “kentut” dari negeri Jiran yang memanggil kembali nasionalisme dan kepedulian terhadap kebudayaan kita. Hanya saja, takutnya adalah gagasan itu cuma anget-anget tai ayam. Biasa, lah. Masyarakat kita adalah masyarakat yang (katanya) mudah melupakan sejarah, pemaaf, pandai membuat kerumunan, senang menggebuk, tetapi nggak pandai membangun, membuat shof atau barisan, nggak pandai berorganisasi dan terancam berorientasi uang an sich.

Nah, semoga dengan perwujudan gagasan yang kecil ini bisa sedikit banyak memacu anda-anda semua untuk ikut-ikutan melestarikan budaya kita sendiri.

MENGAPA GRATIS/FREEWARE

Sebenarnya sih ..pengennya ..nggak gratis. Jujur saja, demi membuat kamus ini saya yang nol besar dalam bahasa pemrograman menyelakan ataupun mengurangi sedikit waktu tidur demi mempelajari bahasa pemrograman sampai kemudian bisa menghasilkan software ini. Semua dilakukan sendiri, karena toh tadinya pengennya ada temen-temen yang menolong, tetapi akibat satu dan lain hal malah nggak ada yang menolong. Boro-boro menolong, ngajari bahasa pemrograman aja pada ogah-ogahan….Ya sudah..sinau dewe saja.

Kadang mikir juga, jangan-jangan yang pakai cuma orang kaya yang nggak perduli kerja keras orang lain. Jangan-jangan dimanfaatkan pihak ketiga untuk kepentingannya sendiri. Jangan-jangan model manusia indonesia yang doyan barang gratisan mau cari enaknya sendiri. Tetapi kemudian penulis ditempeleng oleh Allah lewat petunjuknya. Seseorang yang menjadi guru penulis menasihatkan:

“Sungguh ironi jika kamu (saya dalam hal ini) melakukan suatu perbuatan baik tetapi sangat bergantung kepada orang lain yang menerima kebaikan kita. Lihatlah Allah, lihatlah Nabi SAW. Apakah mereka pilih-pilih dalam memberikan sesuatu? Memangnya berapa royalti yang mereka terima dari kitab yang mereka susun bersama? Berapa nilai yang diterima oleh para pahlawan yang merelakan jiwa, raga, dan semua yang mereka miliki bahkan sampai gugur menjadi syuhada demi kemerdekaan Indonesia? Mungkin ketika mereka dibangkitkan sekarang, mereka akan menangis melihat hasil perjuangan mereka hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat. Malah ada yang dijual, dikorupsi, diproyekkan dlsb. Tetapi itu tidak membuat nilai mereka yang gugur sebagai pahlawan menjadi turun. Pahlawan tetaplah pahlawan.Syuhada tetaplah syuhada.Nabi tetaplah Nabi.”

“Mengapa?Karena mereka menemukan peran mereka dalam kehidupan. Dan mereka menjalankan peran mereka sebaik-baiknya. Nah, jika kamu menemukan peran dalam kehidupan ini, apalagi itu merupakan panggilan jiwamu, maka jalankan peran itu sebaik-baiknya. Semuanya nanti akan kamu pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Allah tiada buta atas semua hal yang dilakukan manusia. Pasti ada rejeki padamu.”

Hehe..jadi malu.

Lagian nilai jual apa sih yang ada pada software ini, yang dijual atas dasar pelestarian sesuatu yang beranjak punah? Bukan! Bukan nilai jual tentunya! Tetapi nilai yang dibangun atas dasar kecintaan terhadap tanah air, itu yang nantinya hanya dihargai oleh mereka yang tahu.

Sebarluaskanlah..pasang di blog, facebook, friendster, forum atau apapun yang memungkinkan banyak orang untuk mengaksesnya.

Maka saya tidak terlalu khawatir tentang apapun tentang software ini. Bagi saya, Allah Maha Menghitung rejeki sehingga tidak pernah salah Dia membayar tunai terhadap setiap perbuatan umatnya. Jika nantinya software ini populer dengan banyak versi, ataupun ada pihak yang mengubahnya menjadi lebih baik sehingga yang bersangkutan (penggubah tersebut) populer, pastilah orang akan tetap cari versi original untuk diperbandingkan. Saya tidak khawatir. Justru malah bersyukur jika software ini ini menjadi software populer yang kemudian menjadi ladang amal jariyah insya Allah mengalir kepada kita semua. Allah SWT tidak mungkin dan tidak pernah salah. Gampangnya, jika memang anda tidak mampu atau terpanggil untuk membayarnya, tetap sah Anda manfaatkan dengan akadnya adalah Shodaqoh (entah fisik, fikir maupun jariyah) kepada Anda. Anda cukup menukarnya dengan doa agar kami sekeluarga bisa terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi Indonesia.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT.

Tanpa berniat mengkomersialisasikan, kami juga meminta kepada Anda untuk memberikan jalan kiranya ada pihak-pihak yang bisa memberi donasi atas usaha kami ini. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita.

Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Maka saya tidak terlalu khawatir tentang apapun tentang software ini. Bagi saya, Allah Maha Menghitung rejeki sehingga tidak pernah salah Dia membayar tunai terhadap setiap perbuatan umatnya. Jika nantinya software ini populer dengan banyak versi, ataupun ada pihak yang mengubahnya menjadi lebih baik sehingga yang bersangkutan (penggubah tersebut) populer, pastilah orang akan tetap cari versi original untuk diperbandingkan. Saya tidak khawatir. Justru malah bersyukur jika software ini ini menjadi software populer yang kemudian menjadi ladang amal jariyah insya Allah mengalir kepada kita semua. Allah SWT tidak mungkin dan tidak pernah salah. Gampangnya, jika memang anda tidak mampu atau terpanggil untuk membayarnya, tetap sah Anda manfaatkan dengan akadnya adalah Shodaqoh (entah fisik, fikir maupun jariyah) kepada Anda. Anda cukup menukarnya dengan doa agar kami sekeluarga bisa terus berkarya dan berbuat yang terbaik bagi Indonesia.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT.

Tanpa berniat mengkomersialisasikan, kami juga meminta kepada Anda untuk memberikan jalan kiranya ada pihak-pihak yang bisa memberi donasi atas usaha kami ini. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita.

Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Cara Instalasi Software:

1. Setelah didownload. Ekstraklah program di sembarang folder di komputer anda. Akan ada 3 file terpisah:kAMUS JAWA.Cab, Setup.LST dan Setup.exe

2. Klik Setup.exe sebagaimana ditunjukkan oleh gambar di bawan ini:

Klik dua kali di bagian setup.exe

4. Lalu muncullah penampakan instalasi dengan gambar biru di layar dan kemudian muncul opsi seperti ini:

tugas anda adalah mengklik yang ditandai merah. Itulan icon install (gambar kompute dan kardus).

5.Setelah itu akan muncul permintaan yang kurang lebih artinya: “mau diinstal di folder mana?” sebagaimana dilihat di bawah ini:

Tugas anda adalah klik bagian continue (yang dilingkari merah)

6. Biasanya sih langsung kelar sampai akhir dan sukses. Tetapi jika suatu saat anda mendapati seperti ini:

Maka janganlah anda gundah gulana ataupun khawatir. Cukup klik ignore dan percayalah tidak ada apa-apa yang perlu dirisaukan. Di sini disebutkan bahwa instalasi software yang dibawa kamus ini nyata-nyata sudah ditemukan di komputer anda dan sedang digunakan, sehingga gak perlu ditambah instalasinya.

7. Setelah itu barangkali akan muncul sesudahnya seperti ini:

Lakukan klik YES.

8. Setelah itu anda cukup melakukan klik IGNORE pada beberapa kejadian serupa sampai kemudian instalasi selesai. Jika sukses, di komputer anda sudah terinstall software ini:

Nah selanjutnya pelajari di help file untuk menjalankan program ini:

DOWNLOAD

1. download via dropbox.net silahkan klik di sini

2. download via google drive silahkan klik di sini

.

BEBERAPA KESULITAN INSTALASI KAMUS TEMBUNG JAWA

(Update tulisan tanggal 11 Desember 2009)

Saya menerima masukan keluhan bahwa ada proses kegagalan instalasi software ini untuk beberapa update komponen windows. Akibatnya muncul jendela seperti ini:

Sekali lagi, tidak perlu panik dan gusar. Maklum, sebagai software yang dihasilkan oleh orang pemula ya kadang banyak cacatnya, Mas, Mbak, Bu, Pak, Yu, Kang, Dhi dll….Hehe.. Tetapi saya yakin segalanya bisa dipelajari dan diselesaikan. Marilah kita cari solusinya sama-sama, Pertama, Ekstraklah isi dari file KamusTembungJawa.zip dan bukalah isinya. Lihat gambar ini:

Sebagaimana hal di atas, lakukan ekstraksi pada file kamusjawa.CAB. Entah anda pakai winzip, pakai winrar, 7zip, winace dll, pokoknya ekstraksi. kliatannya bisa. Nah kemudian setelah itu lihatlah isi file di dalamnya:

Nah, di dalamnya anda akan ketemu icon bergambar bendera indonesia dengan lambang burung garuda. Biasanya sih, kalau udah gitu ketika di-klik icon tersebut anda sudah mendapati software ini berjalan dengan baik seperti ini:

Nah, kalau sudah begitu, jika ingin membuat icon di desktop windows anda, lakukan aja langkah ini:

1. Klik kanan icon kamusjawa.exe yang gambar burung dan bendera itu

2. Pilih opsi send to > desktop (shortcut)

3. Nah, sekarang lihat desktop anda dan software ini siap digunakan.

Kurang jelas, liat gambar di bawah ini:

OK silahkan menikmati. Semoga tetap jaya Indonesia.

Gitu aja dulu, jangan sungkan-sungkan memberi masukan jika masih bingung, karena ini kerja kita sama-sama untuk memajukan bahasa dan budaya jawa. Oke?

Salam..

Feriawan..

Download kamus Indonesia-Sunda (kebalikan dari Sunda-Indonesia) V.2.1

Sekedar melengkapi kamus yang di upload sebelumnya. Maaf, saya belum bisa buat sistem yang terjemahannya bolak-balik, jadi mending dijadikan dua aja. Berikut interfacenya:

Aturan penyebarluasan freeware ini, penggandaan, perubahan dan lain sebagainnya, sama dengan kamus-kamus daerah yang lain. Silahkan dinikmati…

silahkan klik di sini untuk download dari dropbox

silahkan klik di sini untuk download dari ziddu

silahkan klik di sini untuk download dari googledrive

Download Kamus Jawa Indonesia versi 2.1

Pengantar

Alhamdulillah, tidak ada yang bisa saya ucapkan kecuali kesyukuran yang amat sangat karena blog ini sudah menjebol angka pengunjung 60.000. Di sisi lain, saya masih diberi kesempatan untuk belajar membuat aplikasi berbasis visual basic. Dan hasilnya, sebuah software kamus yang diperbarui, yang dijamin bebas virus(tidak seperti yang kemarin ketika beberapa kamus terindikasi mengandung virus).

Dibalik cerita, sejujurnya banyak diantara teman-teman saya yang sangat piawai, sangat pakar dalam membuat aplikasi sepertini. Bagi mereka, aplikasi seperti ini remeh temeh lah. Berkali dan berkali saya mencoba memohon diantara mereka untuk belajar, agar bisa melanjutkan cita-cita saya membuat kamus dari bahasa-bahasa di nusantara. Tetapi mungkin karena kita hidup di Indonesia sehingga kata-kata: “Saya ingin belajar” yang saya ucapkan dan mohonkan kepada mereka untuk mengajari saya, seolah menjadi klise dan hanya angin lalu. Tidak ada yang sungguh-sungguh memperdulikan.

Saya juga mencoba memohon kepada mereka untuk membuatkan aplikasi macam ini, sehingga dikolaborasikan kemampuan kita, bahwa mereka yang membuat software dan saya yang mengumpulkan database. Tetapi janji tinggalah janji karena toh diantara mereka yang berjanji, tidak berkesempatan untuk memberikan software yang saya masukkan.

Ya sudah.

Kadang saya berprasangka, apakah teman-teman sudah demikian terjebak hidup di alam yang serba kapitalistik ini berarti harus memiliki modal rupiah demi mendalami suatu ilmu? Apakah tidak cukup bahwa Allah menjanjikan surga bagi mereka yang memberikan ilmu kepada orang-orang yang membutuhkan dan memberikan kemanfaatan luas?

Ya sudah. Sekali lagi.

Menunggu dan menyesali tentunya tidak menyelesaikan masalah. Apalagi menyalahkan orang lain, malah menambah masalah.

Akhirnya toh harus saya sendiri yang berusaha untuk mewujudkan apa yang saya cita-citakan. Berbulan-bulan mencari referensi di internet, berbulan-bulan memahami satu persatu coding, simbol dan source-source dan dari berbagai aplikasi mulai dari php, access, c++, net bean, visual basic, foxpro dan berbagai lainnya. Semua dilakukan di sela-sela kerja, tengah malam ataupun saat senggang. Dan gagal..gagal..gagal terus. Rumusan kode itu semacam rumus kimia yang butuh imajinasi ekstra dalam menerjemahkannya. Pusing!!!

Sampai suatu ketika, Allah menunjukkan kuasanya dengan memberikan satu file source code yang alhamdulillah bisa saya terjemahkan dan saya utak-atik. Rasanya sungguh luar biasa.

Kawan-kawan, di sini saya tidak hendak berlaku sombong. Beberapa waktu dulu saya pernah menuliskan cerpen berjudul Jago Dengklang sebagai gambaran bahwa siapapun yang tidak dianggap, harus berusaha keras merubah diri untuk membuktikan bahwa dia benar-benar bernilai. Harus!!!

Dan memang saya hidup di tengah bangsa bernama Indonesia yang dari waktu ke waktu manusianya selalu kalah oleh realitas. Miskin idealitas. Kita terbiasa menjadi bangsa konsumen dan pengemis, dan tidak pernah bermimpi untuk menjadi bangsa produsen dan pemberi. Kita terlalu lemah untuk mengatakan ‘tidak berutang’ kepada bangsa lain. Kita terlalu naif untuk bicara bahwa cita-cita dan semangat bukanlah retorika omong kosong untuk membuat kita menjadi manusia bernilai. Dan akhirnya kita menjadi bangsa yang mati di tengah kehidupan zaman.

Kenapa tidak berbuat?

Lewat tulisan ini, dengan segenap kerendahan hati, saya mengajak anda-anda untuk tidak hanya berfikir bahwa kita tidak bisa. KIta pasti bisa selama kita berpikir bahwa kita bisa (nggak mesti “bersama kita bisa”..kayak iklan partai=lebih mirip”bersama kita gila”). Siapa yang tahu batas kemampuan kita? Jika kemampuan seseorang biasa diukur dari hasil kerjanya. Maka, yang mengecewakan, adalah orang yang tak mengerjakan sesuatu sesuai kemampuannya. Yang hebat, adalah orang yang mengerjakan sesuatu melebihi kemampuannya. Maka lakukanlah apa yang Anda anggap, atau dianggap orang tidak mungkin. Gagal itu biasa, lebih baik gagal daripada tidak pernah mencoba sama sekali, tetapi jika berhasil, tentu saja itu menjadi hal yang luar biasa. Dan semakin kita sering melakukan hal-hal luar biasa, tentunya kita bisa membalik logika bahwa kita adalah bangsa yang biasa berhasil dan tidak boleh ada kata gagal! Sekali lagi: tidak boleh ada kata gagal! Apalagi bersikap pengecut dengan bilang tidak mampu sebelum mencoba.

Dan, tentunya bukan hanya itu. Lebih jauh lagi saya mengajak diantara kita untuk mau berbagi. Jangan mikir komersil melulu bahwa kita sudah susah payah menciptakan sesuatu dan kemudian harus dijual ataupun harus laku. Ada wilayah-wilayah tertentu dimana anda memang harus membelanjakan kemampuan Anda demi rupiah, demi nafkah keluarga, demi hadiah, penghargaan dan “komersialisasi definisi sukses” ala kapitalistik. Tetapi di sekitar kita jangan lupa, ada amanah-amanah lain yang tidak pernah menjanjikan sepeser rupiah pun. Ada masyarakat miskin yang lepas dari tanggungjawab negara ketika mereka sakit, terbelakang dan kelaparan, Ada nilai-nilai luhur budaya bangsa yang butuh dilestarikan ketika lepas dari tanggungjawab negara dan sama sekali tidak laku dijual di tengah generasi dugem ini. Ada semangat kegotongroyongan untuk ikhlas berbagi diantara kita karena memang diantara kita butuh untuk saling menolong saat uang sama-sama tidak punya, dan negara lebih sibuk bersenggama dengan modal daripada melindungi masyarakatnya. Ada hutang kita kepada para pahlawan, pada syuhada, guru dan orang-orang yang berjasa membuat kita menjadi cerdas dan hidup di tanah merdeka ini, saat negara tidak memberikan kesejahteraan kepada mereka. Di sanalah ada ruang dan ada peran  kita ditunggu untuk berbuat. Tidak ada yang pernah menjanjikan rupiah, kecuali sebuah keyakinan bahwa Allah Maha Menghitung dan Maha Pemurah, Dialah Tuhan yang selalu bersama dengan doa orang-orang tertindas.

Maka, meskipun sederhana, hanya software kamus, tetapi ini bagian dari kecintaan saya kepada tanah air. Di tengah keprihatikan karena banyak aset bangsa disia-siakan oleh bangsa sendiri, dan dicomot bangsa lain untuk kepentikan komersial mereka, barangkali lewat secuil karya ini bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi bangsa dan negara.

Selamat menggunakan.

Penjelasan Software

Untuk software ini kayaknya lebih enak dijelaskan dengan gambar ini:

Mudah kok menggunakannya. Ukuran file cukup kecil: hanya 614 kb.Bisa ditambah dan dikurangi (entri data) kosakata di dalamnya, boleh disebarluaskan. Bersifat freeware.

Silahkan klik di sini untuk download di ziddu

Silahkan klik di sini untuk download dari dropbox

Silahkan klik di sini untuk download dari googledrive

Demkian, silahkan email saya jika ada yang missing link.

Andaikata Anda merasa terpanggil untuk mensupport usaha saya, tentu saja saya tidak menolak. Donasi, silahkan kirim ke rekening: Bank Mandiri cabang MM UGM No. 137-00-0628060-2 a.n. FERIAWAN AGUNG NUGROHO. Atau yang terpenting, saya mohon doanya agar kami sekeluarga bisa tetap berkarya, sehat dan sejahtera dalam lindungan Allah SWT. Semoga Allah memberikan balasan yang sesuai atas apa yang Anda lakukan.

Tetap Jaya Indonesia!!!

Download Software Mengenal Huruf ataupun Belajar Alphabet Untuk Anak

Software ini berjudul AYO MENGENAL HURUF yang ditujukan untuk anak usia pre-scholl ataupun usia dini dalam rangka pengembangan PAUD. Sedikit agak rumit pembuatannya dibandingkan software buatan saya sebelumnya, software ini mengajak anak-anak untuk mengenali huruf demi huruf latin beserta contoh penggunaannya pada objek tertentu, seperti benda, binatang, nama orang dan lain sebagainya.

Penggunaanya sangat mudah, tinggak diekstrak di folder manapun di komputer anda dan klik bagian START.exe dan Anda dan Putra Anda sudah berhadapan dengan interface sebagai berikut:

nah, jika sudah, anda ataupun anak anda bisa mengklik salah satu icon huruf yang ada. Misalkan saja pada icon I, maka akan masuk ke halaman baru dengan interface sebagai berikut:

secara berturut-turut akan ada suara robot yang memandu mulai dari nama huruf, dan kemudian benda-benda yang menggunakan awalah huruf i tersebut di atas. seterusnya, hingga kemudian kembali ke menu awal.

demikian pula pada icon yang lain. lihat contoh:

Nah, semoga anda tertarik dan bisa menyebarluaskan ke manapun baik untuk anak anda, saurdara anda, lingkungan anda mulai dari RT, RW, sekolah dll, terutama lingkungan anak-anak yang kurang mampu di Indonesia.

silahkan download di sini(google drive )

atau di sini (dropbox)

Alasan dibuatnya software ini

Saya meyakini bahwa tidak ada yang bisa memajukan bangsa ini dalam hal apapun: ekonomi, politik, sosial dan apapun, dan khususnya meningkatkan martabat bangsa melainkan dengan pendidikan yang didasari oleh tanggungjawab bahwa kita adalah manusia yang sama-sama besar di sebuah negara bersama Indonesia. Rusaknya nasionalisme sebagai bangsa adalah karena segala sesuatu terlalu dikapitalisasi dan diukur dengan uang. Padahal, seberapapun uang kita tentunya tidak bisa membayar darah dan airmata para pahlawan, para syuhada dan bahkan karunia Allah SWT kepada kita semua.

Dengan memulai sesuatu yang kecil tetapi bernilai untuk kemajuan bangsa Indonesia, berarti kita telah mengurangi dosa kita dan menorehkan sedikit-demi sedikit senyum leluhur-leluhur kita, dan tentunya peningkatan masa depan anak cucu kita bersama.

Tentang rejeki, Allah Maha Menghitung, entah lewat donasi Anda ataupun rejeki dari entah siapa, pastilah sudah ada harga yang pantas yang Dia bayarkan untuk saya dan anda.

Semoga Allah merahmati kita semua.

Download Software Belajar Aksara Jawa Untuk Anak-anak

Secara tak sengaja saya mampir ke blog http://wedangansoloraya.multiply.com/ dan ternyata menemukan sebuah software yang, cita-citanya, ingin saya kembangkan lebih lanjut. Software itu bernama Belajar Aksara Jawa Untuk Anak-anak yang dibuat menggunakan Macromedia Flash.

Ide dasar software ini kalau boleh menebak adalah memudahkan anak-anak untuk belajar mengenal huruf jawa ataupun huruf hanacaraka. Dari catatan di dalamnya konon pembuatnya adalah saudara sidiq harmawan saputra. Sayangnya dari pengamatan saya, software ini sepertinya belum rampung benar ataupun masih bisa disempurnakan pada banyak hal. Yang manakah itu?

Sebelum ke sana, saya sangat appreciate dengan intro gunungan dan kemudian suasana yang dibangun dengan barisan punakawan masuk, dan kemudian masuk ke menu utama sebagai berikut:

Sampai di sini suasana akrab sudah dibangun dari maskot yang ada serta suara yang diisikan pada tiap icon.

Dan ketika masuk ke menu pengenalan yang terdiri dari 4 submenu: aksara carakan, sandhangan, aksara swara, dan wilangan.

Ketika di klik aksara carakan, kita sudah mendapati halaman utama berupa alphabet hurup jawa besertabunyi dan cara penulisannya:

Sampai di sini sangat menarik, tetapi begitu masuk submenu selanjutnya saya agak kecewa.

Sayangnya dalam sandhangan, tidak dijelaskan penggunaakn sandhangan itu di masing-masing huruf carakan, hanya diperagakan namai dari masing-masing simbol sandhangan itu tanpa tau apakah maksud ataupun bunyi yang ditimbulkan:

Demikian pula dari Menu Contoh, malah tidak ada contoh sama sekali melainkan gambar tokoh-tokoh wayang.

Demikian pula dalam kuis tebak aksara jawa yang hanya menampilkan huruf per huruf dan bukannya soal yang berjenjang/level. Nah, dari sanalah tampaknya ide dasar pembuatan software ini bisa ditiru dan dikembangkan siapapun.

Untuk awalnya saya kira software ini layak untuk diberikan pada si buah hati untuk mengenal huruf jawa.

Silahkan kalau tertarik download  di sini (Ziddu), atau di sini (situsnya sumber). Terima kasih…

Kamus saya Berviruskah?

Beberapa keluhan mengenai kamus-kamus yang saya buat mulai bermunculan dengan indikasi terkena virus TR/Agent.276205.A yang dideteksi dengan menggunakan Avira Antivir Personal. Benarkah memang bervirus ataukah itu hanya ulah Avira antivir yang reaksioner?

Terima kasih kepada siapapun yang memberikan apresiasi terhadap software saya ini. Sebelum saya menjawabnya, saya perlu kemukakan dahulu bahwa kamus tersebut menggunakan software freeware bernama wordopedia yang dibuat oleh  digital.hollmen.dk dengan lisensi bebas digunakan. Kemudian saya download di bagian ini. Tetapi karena situs yang bersangkutan ternyata sedang tidak menyediakan aplikasi tersebut dan merekomendasikan ke tautan yang lain di sini, ya saya ambil dari situ.

Saat itu, komputer saya menggunakan NOD32 campur Norman. Kedua antivirus ini tidak mendeteksi adanya bahaya virus ataupun spyware. Ya udah, langsung aja dilanjut pekerjaannya.

Selang beberapa waktu teman saya menginformasikan bahwa di komputer dia, kamus saya ini diindikasikan bervirus. Dan benar, setelah saya cek dia menggunakan Avira terindikasi bahwa Kamus ini bervirus TR/Agent.276205.A .

Yah, pucat deh…reaksi itu yang pertama ada. Keringat dingin mengucur, badan langsung lemah dan seolah abis sudah karya-karya ini. Tetapi saya kira bukan saatnya putus asa. Saya ganti antivirus dengan menggunakan Avira untuk memastikan bahwa saya tidak sedang menggunakan software bervirus.

Searching sana sini di situs-situs besar seperti Softpedia, Brothersoft, Freewarehome, dan beberapa situs lain lalu kemudian saya download dengan harapan tak terdeteksi sebagai terinfeksi virus.

Ternyata nasib berkata lain. Semua wordopedia saya terindikasi oleh virus oleh Avira. GIla kan? Nah. Lalu giliran saya lebih lanjut menanyakan sama avira: apakah TR/Agent.276205.A sehingga demikian kejam disebut sebagai antivirus. Ternyata dari situs avira tersebutkan bahwa TR/Agent.276205.A sebagai:

No description was found matching your research criteria.
NOTES:
This information or parts of the information contained herein describe a status, as it was in the moment this information was written and might not be accurate at all times regarding the latest developments.
For this reason, we recommend you to periodically check our website, http://www.avira.com.
AntiVir cannot be held responsible for any special, collateral or accidental damages, related in any way to the use of AntiVir Threats Inventory.
The threats descriptions are provided on an “as-is” basis and AntiVir does not offer any warranties, either implicitly or explicitly.

Lihat gambar berikut:
Naaah..kamu ketahuan.

Jadi, dari kesimpulan saya, ternyata avira hanya membaca sekilas bahwa software kamus saya bervirus, sementara antivirus lainnya adem-adem saja.  Sejauh saya menggunakan software ini, saya tidak mendapat gangguan spyware ataupun virus yang berbahaya ketika menggunakan Norton, AVG, NOD, FProt dan beberapa antivirus lokal. Hanya avira lah yang menyebutkan software saya memiliki kamus.

KESIMPULAN?

Saya berani menyimpulkan bahwa Avira telah salah menduga terhadap perilaku software saya dengan menyebutnya sebagai bervirus, tetapi avira tidak bertanggungjawab ketika disuruh menjelaskan virus apakah itu. Toh dalam kerja saya dengan komputer tidak terjadi hal-hal yang berbahaya.

Tetapi, segala keputusan tetap berada di tangan anda untuk peracaya atau tidak terhadap avira. Saya sebatas pihak yang berkarya tetapi tidak memberikan jaminan utuh terhadap resiko penggunaan software ini. Silahkan menimbang…!!

Terima kasih..

TUTORIAL MEMBUAT HOTSPOT, SETTING GABUNGAN ACCESS POINT TL-WA601G DAN MODEM SPEEDY DALAM SATU SERVER di windows XP

Lihat bagan di bawah ini, ini yang diminta BOSS:

Karena kebutuhan akan internet tambah banyak, maka 32 colokan LAN di kantor udah habis dipakai oleh semua PC. Si boss gusar karena banyak tamu yang datang atau bawa laptop gak bisa konek internet. Sementara, kalo pas rapat pun update berita gak bisa masuk ke PC di ruang rapat kecuali ngakses PC di ruang kerja. Maka dia suruh saya untuk nambah colokan.

Dari kalkulasi kerja, ternyata nambah colokan HUB LAN yang berfungsi sebagai REPEATER atau terusan terhadap koneksi yang ada, agar colokan komputer buat LAPTOP membutuhkan biaya sekitar: Rp 430 ribu terdiri dari:

Kebutuhan:
1. KabelUTP:  60m @2000        =Rp.     100.000
2. Switch Hub 8 Port                =Rp.     205.000
3. Tang Crimping                     =Rp         35.000
4. Kabel Biasa                           = Rp           15.000
5. Colokan/Jack              2bh   = Rp    20.000
6. Klem+ paku                          =Rp    5.000
7. Switch Pwr 2 bh                      = Rp        50.000
TOTAL                                = Rp        430.000

Kebutuhan koneksi internet untuk laptop default (rata-rata) dihitung kemungkinan koneksi laptop yang  dimiliki personal di ruang rapat rapat kemungkinan 5 unit.  Maka HUB yang dibeli menggunakan kisaran 8 port.

Untuk panjang kabel, dibutuhkan 5 kabel pendek ( HUB tambahan – LAPTOP) dan 1 kabel panjang (HUB utama ke HUB tambahan). Kabel pendek 5 meter-an dan kabel panjang 25 meter sehingga total kebutuhan kabel = 50 meter. Cadangan 10 meter.

Rincian pengerjaan:
1.    Pemasangan instalasi kabel = minimal 6 kabel
2.    Penambahan Colokan RJ 45 (2 per kabel )=12 pemasangan
3.    Pemasangan HUB
4.    Pengujian per kabel dengan LAN terster
5.    Pemasangan klem kabel ke tembok
6.    Penambahan kabel power untuk HUB
7.    Pengaturan dan pengujian instalasi

Kelebihan:
Kemanan koneksi terjamin, biaya murahan dikit

Kekurangan:
Kabel pating tlaler, pengerjaan lama dan rumit dan relatif melelahkan, Tidak praktis, pengguna relatif tidak portabel, Laptop tidak bisa kemana-mana.Terus, kalo pindah kantor, waduh…banyak ongkos…!!!

Lalu saya dan seorang teman melakukan hitungan jika menggunakan akses point untuk membuat bolongan panas (Hot Spot) sebagai alternatif koneksi jaringan di ruang rapat. Ternyata hitungannya gak jauh-jauh amat.
Kebutuhan:
Kebutuhan:
1.Wireless Acces Point 54m    = Rp    435/000
4. Kabel Biasa                         = Rp     15.000
5. Colokan/Jack    2bh             = Rp     20.000
6. Klem+ paku                           =Rp     5.000
7. Switch Pwr 2 bh                    = Rp    50.000
TOTAL                             = Rp           525.000

Rincian pengerjaan:
1.    Pemasangan Access point
2.    Pemasangan klem kabel ke tembok
3.    Setting Acces Point
4.    Pengaturan dan pengujian instalasi

Kelebihan:
Praktis karena nirkabel, hemat ruang, rapi, pengaturan/koneksi dari laptop mudah, pengerjaan tidak melelahkan.

Kekurangan:
Kemanan koneksi relatif (bisa bocor/disadap jika tidak dipassword, kecuali bila dimatikan saat tidak digunakan/tidak dipakai), biaya agak mahal, hanya PC/laptop berwireless lan yang bisa konek.

Hehe…tetapi kemudian ada pertanyaan:

BISA TIDAK SAYA MELAKUKAN SETTING AKSES POINT SENDIRI?

Bahkan bentuknya kayak apa pun saya belum tau…..ah…..

Tetapi semua hal tentunya bisa dipelajari.Maka,  nekat aja lah….Ternyata tidak mudah juga. Butuh waktu seharian untuk mempelajari fitur akses point ini, beserta penyambungan-penyambungan koneksi sampai dengan prosedur keamanan jaringan.

Saya memilih membeli Akses point bermerk TP-Link WA601G yang murah dan laris di pasaran. Di manual user yang terdapat di dalamnya nggak berisi banyak hal, sementara CD kecil yang disertakan juga gak ada software yang disertakan. Dari sinilah kami , saya dan seorang rekan kerja, bereksperimen. Berikut hasilnya, semoga bisa menjadi pelajaran dan petunjuk berharga untuk anda. Sengaja saya masukkan ke situs Scribd.com agar anda bisa mendownloadnya dan menyimpannya untuk digunakan setiap saat:

klik di gambar ataupun di sini untuk langsung melihat tutorialnya

Jangan lupa komentar dan doanya jika anda memperoleh manfaat dari artikel ini.