AYO MEMUJI

https://i1.wp.com/www.voucher-pulsa.net/gbrartikel/memuji.jpg

So Young dikenal sebagai anak yang badung. Kadang dia mencuri, berantem dengan teman sekelasnya, malas mengerjakan tugas, dan segudang persoalan yang membuat sekolah kapok. Lewat seorang guru baru yang bertangan dingin, perlahan namun pasti So Young menjadi kembali seorang yang baik. So Young bukannya sengaja, kehidupan keluarganya yang berantakan membuat dia sering meminta perhatian dari lingkungan. Sekalipun demikian, teman-teman sekolah yang kadung jengkel dengan ulahnya, tak mudah menerima perubahan sikapnya.

Suatu ketika, Pak Guru mengadakan pelajaran berjudul AYO MEMUJI. Pelajaran itu adalah pelajaran tentang memulai persahabatan, dimana kata Pak Guru, salah satu kunci untuk memulai persahabatan adalah dengan mengatakan hal yang baik diantara satu orang kepada yang lain.
Satu persatu murid dipanggul maju ke depan dan seluruh kelas dipersilahkan mengutarakan kebaikan si murid tersebut. Hampir semua murid yang maju ke depan mendapat reaksi positif dari teman-temannya. Misalnya:

“Dia mentraktirku snack”
“Dia kasih diskon 20 persen kalau belanja di tokonya”
“Ayahnya kaya, dia pas ultah kasi kita ayam goreng”
“Dia Cantik!!!” (Terang aja, yang ngomong naksir)

Tibalah giliran Pak Guru memanggil So Young.
“Nah, siapa yang bisa menyebutkan kebaikan So Young?”

Seluruh kelas terdiam. Tidak ada yang tersisa kecuali kebencian dan kekesalan ulah murid yang di depan itu.

Seorang murid malah berkata:”Itu tidak mungkin, Bagaimana kalau menyebutkan apa-apa yang buruk darinya?” (Seluruh kelas tertawa).

So Young tidak membalas, walaupun akhirnya dia berbicara dengan wajah ceria:

“Jin He, dia selalu membersihkan papan tulis sehabis istirahat.”
“Ji Hye, pandai mengikat rambut temannya”
“Jong Ho, suka banget sama tas milik Ha Young.”
“Joo Eun nggak pernah pelit meminjamkan pensil, penghapus dan buku gambarnya.”
“Ji Min selalu ngebantuin siapapun dalam belajar.”
“Min He punya adik perempuan yang sakit-sakitan, jadi dia harus mengantar ke sekolah dan harus kembali pulang setiap makan siang, aku melihatnya ketika aku pergi ke toko nenekku.”
“Tae Gwon selalu yang pertama sekali merapikan alat-alat olah raga”

Seluruh murid terperangah. Mereka tidak mengira bahwa apa yang mereka lakukan sehari-hari yang menurut mereka biasa, ternyata diperhatikan begitu dalam, dipahami sebagai suatu kebaikan, dan diingat dengan baik, justru oleh temannya yang selama ini dibenci oleh mereka, bukan dari teman yang biasa bergaul seiring.(Petikan film korea: Happiness for Sale)
==========================================
Quote of the day: Keburukan yang kita sadari dan kemudian ingin berubah menjadi baik akan menemukan hambatan dari lingkungan. Jangan paksa lingkungan untuk mengerti tentang kita yang sudah berubah, tetapi mulailah untuk memberi kebaikan kepada lingkungan.

3 thoughts on “AYO MEMUJI”

  1. Nice share…
    Bangsa ini lg butuh sikap saling memuji…
    Penyakit saling menghujat antar partai politik, kader, simpatisan sudah akut…

    Andhikaokoj.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s