Tentang Rambut

uban

Saya memiliki uban yang lumayan ketara di sisi kiri dan kanan kepala. Pada awalnya merasa risih juga, karena setiap ketemu orang yang pertama jadi omongan ya uban itu. Tetapi lama kelamaan jadi terbiasa.


Pernah suatu ketika saya konsultasi tentang uban dan hasilnya absurb. Suatu malam, di suatu tempat cukur di jalan magelang. Sudah terlalu malam bagi saya untuk cukur rambut yang sudah menyentuh daun telinga, tetapi ada tempat cukur yang masih buka. Mungkin karena nggak fokus atau ruangan yang gelap, ya udah saya minta dicukur. Ketika ditanya:”mau model apa?”, sebagaimana umumnya, saya menjawab:”biasa”. Itu jawaban standard yang sebenarnya nggak jelas. Tetapi itulah kata pengganti untuk kata:”terserah, pokoknya bagus.”


Sembari bercukur, ngobrol ngalor ngidul, saya konsultasi mengenai kesehatan rambut, termasuk persoalan rambut uban saya. Keluarlah dari mulut pencukur ini berbagai resep mulai dari pabrikan, organik sampai dengan tradisional. Saya simak bener-bener. Nggak terasa dia sudah selesai mencukur.”Sudah mas”.
Continue reading Tentang Rambut

KASUR RIDO The Chronicle of a Robot

kasurDI sebuah pinggiran kota, ada sebuah laboratorium rahasia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Di laboratorium itu ada seorang professor, yang selalu sendirian. Pekerjaannya meneliti dan menciptakan karya canggih. Namanya Professor Gonteng. Untuk membantu pekerjaannya professor menciptakan robot yang super canggih.

Robot tersebut selain senang membantu kerja professor Gonteng, dia juga suka sekali menjemur kasur.  Karenanya, Professor Gonteng memberi nama robotnya Kasur Rido. Ya, mungkin Professor memerogram kelembutan sikap pada robotnya sehingga menggunakan nama “Kasur”. Kasur Rido senang sekali. Dia terus membantu professor. Selain itu, professor selalu melengkapi pengetahuan Kasur Rido dengan banyak hal, sehingga Kasur Rido menjadi robot yang canggih dan cerdas.

Continue reading KASUR RIDO The Chronicle of a Robot

AYO MEMUJI

https://i1.wp.com/www.voucher-pulsa.net/gbrartikel/memuji.jpg

So Young dikenal sebagai anak yang badung. Kadang dia mencuri, berantem dengan teman sekelasnya, malas mengerjakan tugas, dan segudang persoalan yang membuat sekolah kapok. Lewat seorang guru baru yang bertangan dingin, perlahan namun pasti So Young menjadi kembali seorang yang baik. So Young bukannya sengaja, kehidupan keluarganya yang berantakan membuat dia sering meminta perhatian dari lingkungan. Sekalipun demikian, teman-teman sekolah yang kadung jengkel dengan ulahnya, tak mudah menerima perubahan sikapnya.

Continue reading AYO MEMUJI

KISAH DAUD AS dan THALUT (Dongengan untuk Simbah)

Elektabilitas Daud AS naik ketika berhasil mengalahkan Jalut. Betapa tidak, Jalut seorang prajurit Palestina yang badannya segede dan sekuat kingkong adalah mesin pembunuh yang sekali ayunan tinjunya bisa meng-KO puluhan prajurit Bani Israil di bawah komando Raja Thalut.Lha kok bisa-bisanya Daud yang hanya relawan perang berhasil menumbangkan kebongsoran dan kepethekolan Jalut hanya menggunakan ketapel yang mestinya dipakai oleh anak-anak kecil berburu burung. Kontan saja kejadian menggemparkan itu seantero kerajaan yang memang miskin figur panutan.

http://mythoughtslifenote.files.wordpress.com/2013/11/download-3.jpg

Continue reading KISAH DAUD AS dan THALUT (Dongengan untuk Simbah)

TENTANG JENGGOT (Just for Laugh)

Akhirnya impian saya untuk memiliki jenggot relatif terkabul. Lumayan buat peneguh iman di kala Ramadhan besok (Apa hubungannya coba?) Bukan apa-apa, tadinya pesimis cuma dicukar-cukur karena terindikasi jenggot Pancasila, cuma keluar lima butir, akhirnya setelah agak dicermati, muncullah penampakan kriwis-kriwis lebat membahana.(Horeeee….)


gambarpendukung-mbr-moustachebeardstyle-800x600
Itu berita baiknya, tetapi segala sesuatu butuh penyesuaian, kan? Nah ini yang rada ngganjel. Ketika naik motor, setiap lembar tersapu oleh angin, duh rasanya kok rada nggak nyaman. Belum lagi terasa ada sedikit gatel-gatel sekalipun sudah setiap hari pakai sampoo anti dandruf. Maka dicermati lagi ini jenggot di depan cermin, lha ketahuan. Ternyata tampaklah di depan cermin, lima lembar dari segumpal jenggot kriwis saya warnanya putih, alias uban. (geleng-geleng)

Continue reading TENTANG JENGGOT (Just for Laugh)