Nonton VCD Laskar Pelangi

Secara iseng, hari Sabtu kemarin saya dan Istri dolan-dolan ke Gramedia Jl . Dia cari buku tentang pertanian mulai dari penanaman padi, kompos dan juga sengon. Sementara saya cari buku tentang Delphi dan VB buat sinau database.

lagi asyik-asyik iseng jalan di lantai ternyata di bagian penjualan CD ketemu VCD Laskar Pelangi. Sesuatu yang sudah kami nanti-nanti sejak lama…akhirnya mak bedunduk….senengnya bukan main!!!

Dengan bandrol 40 ribu VCD ini dikemas dengan cover layaknya poster yang ada di Layar lebarnya.

Malamnya saya sekeluarga nonton….

Ada penyuguhan cerita yang beda daripada yang dibayangkan di buku. Sentrum cerita tidak pada Ikal tetapi Bu Muslimah dan Kepala Sekolah. Nuansa teatrikal lebih kentara daripada nuansa dunia anak-anak yang penuh keceriaan. Plot yang relatif datar dan memang dipastikan orang gak bakalan mudheng jika belum baca novelnya. Meskipun demikian, nilai-nilai yang hendak disampaikan begitu lugas dikemukakan, walaupun jelas tidak sekaya novelnya. Jadi nggak rugi juga beli VCD original ini.

Herannya, entah di FB entah di YM…pertama reaksi orang ketika ada announcement tentang CD Laspel yang saya dapat ini, selalu pertanyaanya adalah:..ah…Inilah indonesia…jadi orang jujur malah nggah dapat tempat.Entar kalo aku bohong dan bilang: “ya..bajakan..” pasti jawabannya:”oh..pantesan”.

Padahal reaksi yang kuharapkan:
“emang udah beredar?”
“wah..beli di mana mas? kasih info dong”…  Baca Selengkapnya
“loh? kok aku belum tau udah ada CD-nya?”

Eehhh….malah yang keluar pertama:
“Asli, Mas?”
“Bajakan ya…?”

Puas..puas…puas…!!!!!

Advertisements

Download Kamus Ambon-Indonesia

Hehe…biar sampek jeleh. Saya pikir gak ada salahnya bikin-bikin kamus se nusantara. Entah karena faktor cinta tanah air, iseng ataupun kurang kerjaan, atau memang lagi hobi ngamus.

Satu lagi saya kompilasikan dari situs http://www.melayuonline.com sebuah software kamus Ambon Indonesia. Langsung saja didownload kalo berkenan.

Berikut screenshootnya:

Kamus Ambon Indonesia
Kamus Ambon Indonesia

Nah. untuk downloadnya silahkan klik di sini (googledrive) di sini (dropbox) atau di sini (Ziddu)

Selamat menggunakan dan terima kasih. Mohon donatur dari anda berupa Doa Masuk Surga untuk kita semua.

Download Kamus Ngapak atau Kamus Banyumasan di sini

Saya pernah tinggal di Purwokerto, Banyumas pada tahun 80an, saat kelas 3-4  SD di daerah Karang Pucung. Jl Gerilya. Sebagai orang yang pernah dibersarkan di sana, semoga kamus ini bisa menjadi persembahan, sekaligus obat rindu kepada Dialog Ngapak. Kontentnya saya ambil dari www.inyonge.com

Berikut screenshootnya:

Silahkan download di sini (googledrive) di sini (dropbox)ataupun di sini (ZIddu)

Download kamus Indonesia Sunda

Satu lagi saya buat kamus Indonesia Sunda. Sebuah sumber yang tak dikenal saya temukan di 4shared. Dan..jadilah. Silahkan saja didownload Kamus Indonesia Sunda. Pastinya bermanfaat buat para pelancong yang datang ke tanah Pasundan ataupun Mahasiswa baru yang keterima di ITB, IPB, STT dll.

Berikut screenshootnya:

Anda bisa mendownload di sini (googledrive) di sini (dropbox)ataupun di sini (ZIddu)

Terimakasih Untuk anda, pengunjung teroris cinta. Ter-hit 20.000 pengunjung

Terima kasih untuk anda pengunjung blog teroris cinta yang telah menikmati isi blog, meninggalkan komentar ataupun sekedar menengok. Hari ini, Kamis 12 Maret jam 21.15 WIB blog ini telah tercatat di hit counter sebanyak 20.000 klik. meskipun validitas hit counter ini masih jauh dari valid 100%, tetapi relatif bisa dipercaya.

Dari seluruh tulisan di sini total sejumlah 106 entri blog dan 1 naskah.

Blog ini telah menjadi referensi di berbagai situs untuk kategori: toturial, makalah, download dan juga informasi. Mohon doa restu dari anda semoga blog ini tetap bisa eksis dan memberi ilmu yang bermanfaat, dan kami bisa menyajikan yang terbaik. Mohon kritik dan saran sekiranya ada yang perlu dibenahi.

Terima Kasih

Feriawan

Kamus Nias-Indonesia Silahkan Download

Hari ini secara ngebut (mumpung kerjaan lagi jeda dikit) saya manfaatkan untuk membuat kamus Nias-Indpnesia. Konstruksinya sama dengan Kamus Jawa-Indonesia kemarin, bedanya ini bahasa Nias. Sesungguhnya kontentnya bukan dari saya, karena saya bukan dari Nias, tetapi dari sebuah blog tetangga: http://www.kamus-nias.blogspot.com . DI sana karena bentuknya web, saya rasa agak susah dibawa kesana kemari. Untuk itu saya kompilasi aja menjadi bentuk software kamus yang kecil dan bisa diedit, ditambah ataupun dikurangi seperlunya.

Tampilannya seperti ini:

Ukurannya cukup kecil 294 kb saja. Jika tertarik, download aja di sini (Ziddu) ataupun di sini (google drive) atau di sini (dropbox).

Terimakasih.

Perbandingan Software Penulisan Aksara Jawa, antara Carakan dan Hanacaraka, Silahkan Download jika Tertarik

Aksara jawa, tidak semua dari kita tahu, termasuk saya. Tetapi dari awal SD saya sudah diperkenalkan dengan aksara ini dan sangat sayang jika dari generasi ke generasi tulisan jawa yang bernilai adiluhung ini punah karena tidak dilestarikan.

Beberapa teman kita ternyata cukup kreatif untuk membuat software dalam kerangka memudahkan konversi aksara latin, ataupun abjad sebagaimana yang anda lihat ini ke dalam aksara jawa. Mereka bahkan menggratiskannya untuk kepentingan siapapun yang tertarik. Berikut dua software yang menurut saya recomended untuk bisa anda download.

Software Carakan

Dibuat oleh Bayu Kusuma Purwanto dan dia gratiskan lewat situs http://carakan.blogspot.com Fitur software carakan sebagaimana dikutip dari situsnya adalah:

Konversi Latin ke Aksara Jawa HANACARAKA
konversi dapat dilakukan dengan mudah, user memasukkan tulisan yang akan dikonversi kemudian memilih menu untuk melakukan konversi

Konversi HANACARAKA ke LATIN
tulisan HANACARAK yang dihasilkan oleh Carakan dapat dengan mudah dikembalikan ke Aksara Latin

HANACARAKA Go LIVE!!!
dengan fasilitas eksport ke HTML, tulisan HANACARAKA dapat diakses dengan mudah oleh para pecinta Aksara Jawa HANACARAKA.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Menurut saya, software ini mudah digunakan, ringan dan kompatibel dengan berbagai jenis platform windows. Tetapi ada sedikit yang mengganggu saya dari aksara-aksara yang digunakan oleh mas Bayu dalam software ini, yakni huruf HA dan LA yang dituliskan sebagai berikut:

Coba anda perbandingkan tulisan Ha dan La di software ini dengan aksara sampel yang saya berikan gambarnya di atas. Saya tidak tahu persis apakah penggunakan aksara ini lazim ataukah tidak, menurut saya ini rada tidak lazim aja.

Jika anda tertarik, silahkan download software caraka di sini (rapidshare)

Link tersebut adalah link buatan sang pembuat software ini.

Software HANACARAKA V.1.0

Software hanacaraka dibuat oleh Team Pembuat Software Hanacaraka, tetapi yang mengeluarkan software ini adalah Dinas Kebudayaan DIY, dibuat tahun 2005 bercopy right. Sayangnya, identitas dan disclaimer software ini tidak terlalu lengkap sehingga menyulitkan saya sendiri untuk mengukur apakah software ini bersifat freeware ataukah commercial.

Saya mendapatkan software ini dari linknya mas Topan di sini http://topan.web.id/tag/hanacaraka/ . Dari sanalah software ini diedarkan. Jika ditilik dari identitas yang ada, dugaan saya dulu software ini dibagikan ataupun diedarkan dalam bentuk CD. Tetapi entah bagaimana kemudian tidak jelas pengelolaanya. Insya Allah dalam waktu dekat akan saya tanyakan ke dinas bersangkutan.

Dalam tulisan mas Topan disebutkan sebagai berikut:

HANACARAKA Adalah sebuah software konversi aksara jawa ke aksara latin.
Hanacaraka v 1.0 merupakan program pembelajaran aksara Jawa yang telah dibuat untuk Dinas Kebudayaan Propinsi Yogyakarta.
Konversi Aksara memungkinkan Anda untuk secara cepat mengubah tulisan latin menjadi aksara Jawa. Andapun dapat memasukkan file teks bertipe .txt dari komputer Anda untuk langsung dikonversi menjadi Aksara Jawa.

Di program ini juga terdapat Menu pengenalan aksara yang membantu Anda dalam mengingat dan mengenal aksara Jawa. Interaksi pengguna yang ditampilkan dalam bentuk seperti kalkulator memungkinkan Anda dapat belajar aksara secara cepat dan tepat.

Diantaranya ialah :
1. Aksara Carakan Merupakan 20 aksara pokok yang bersifat silabik (kesukukataan) yang digunakan di dalam ejaan bahasa Jawa.
2. Aksara Swara Yaitu lima buah aksara yang digunakan untuk menuliskan aksara vokal yang menjadi suku kata, terutama yang berasal dari bahasa asing, untuk mempertegas pelafalannya.
3. Angka Jawa Merupakan menu untuk menulis angka-angka dalam aksara Jawa
4. Aksara Murda Aksara murda dipakai untuk menuliskan nama gelar dan nama diri, nama geografi, nama lembaga pemerintahan, dan nama lembagaberbadan hukum.
5. Sandangan Merupakan tanda diakritik yang dipakai sebagai pengubah bunyi di dalam tulisan Jawa. Di dalam tulisan Jawa aksara yang tidak mendapat sandangan diucapkan sebagai gabungan antara konsonan dan vokal a.
6. Pasangan Aksara Pasangan merupakan aksara yang berfungsi untuk menghubungkan suku kata tertutup konsonan dengan suku kata berikutnya kecuali suku kata yang tertutup wignyan, layar, dan cecak.

Di program ini juga terdapat Soal-soal Latihan Aksara Jawa .
Menu Soal Latihan ini membantu Anda untuk mengingat aksara Jawa. Terdapat tiga tingkatan keahlian yaitu: Pemula, Menengah, dan Lanjut. Pilihan ini disesuaikan dengan kemampuan Anda.

Keterangan lebih lanjut tentang penggunkan program HANACARAKA versi 1.0 dapat anda baca pada file HELP yang terdapat pada program.

Download program bisa anda lakukan via ziddu di sini (Linknya langsung dari mas Topan) tetapi dari hasil uji download yang saya lakukan, seringkali download lewat ziddu putus di tengah jalan. Saya sarankan anda download lewat link sini (divshare).

Hasil Perbandingan

Dua software di atas sama sama bagus dan sama-sama kuat. Carakan memiliki keunggulan untuk membuat/ ekspor file html berhuruf jawa (ada menu ekspor ke html). Untuk penulisan aksara jawa pun dimudahkan dengan adanya browser untuk mengetik huruf jawa dengan mudah menggunakan klik mouse. Menu ini yang di software Hanacaraka tidak ada. sementara Hanacaraka punya file latihan dan menu pengenalan aksara yang mudah (sebenarnya carakan ada, tetapi lebih berfungsi sebagai browser). Carakan memiliki kelemahan pada penulisah Ha dan La, sementara Hanacaraka tidak melengkapi diri dengan penandaan penulisah jawa di keyboard.

Software PALLAWA (Another reference)

Referensi lain ada sih, yakni software PALLAWA yang bisa dilihat di http://hanacaraka.fateback.com/ tetapi selain pengoprasian dan penulisannya sulit, software ini juga berbayar dan tidak ada trial programnya sama sekali. (*)

Kamus Jawa-Indonesia silahkan download

Setelah saya mencari di dunia maya, ternyata sulit ditemukan kamus jawa offline. Kalaupun ketemu, sepertinya sifatnya eksperimental program delphi sehingga kontentnya agak tidak serius. Makanya saya iseng bikin sendiri meskipun jawanya masih jawa ngoko, nanti kalau bisa saya masukkan yang kromo juga.

Kamus ini bukan kamus egois yang tidak bisa dirubah atau ditambahkan, anda berhak untuk merubah isi dan menambahkan sesuai keinginan anda. Ada bisa menghilangkan kata-kata kasar, jorok ataupun tidak berkenan untuk menghindari miss presepsi, misalkan: dapur (jawa) saya terjemahkan menjadi dapur, dan wajah (kasar).

Ukurannya cukup kecil, hanya 288 mega eh..salah…kilobyte..dan ter-zip. Bisa anda ekstrak dimanapun (di flashdisk juga bisa) asal dalam satu folder dan tidak diubah-ubah susunan isinya.

Berikut interfacenya:

Nah, anda bisa mendownload di sini: sini (ziddu) ataupun di sini (divshare)

Selamat menikmati.

Sepotong Kenangan saat di SMA Katolik Sedes Sapientiae

Foto ini akhirnya ketemu juga. Seorang teman memberikan linknya di facebook.

Saya pernah menjadi objek tulisan Nurul F Huda di buku kumpulan cerpen (alamak…chicklits) pertama dia: Bayangan Bidadari. Bayangan Bidadari adalah salah satu cerpen yang diilhami oleh kisah pribadi saya, perjalanan hidup saya. Nama tokoh utamanya sama: Ferry.

Itu adalah tulisan berkaitan dengan revolusi keislaman saya semasa lulus dari SMA di Semarang: SMA Katolik Sedes Sapientiae yang kemudian keranjingan untuk mendalami Islam, belajar Al Qur’an, hadits,tafsir, menjadi guru TPA dan kemudian menjadi salah satu dari sekian banyak pilar penguat di Jamaah Shalahuddin UGM.(Terima kasih untuk perpustakaan JS). Bedanya (dan ini sangat saya sesalkan) di buku itu motivasi berislam si Ferry adalah karena dia kagum oleh seorang Akhwat. Well, meskipun kesannya kekagumannya karena si Akhwat itu begitu tegas, zuhud, gak gampang dirayu dan powerful (dan kemudian akhirnya jadi Istri Ferry), bagi saya itu seoah menjadi pembelokan sejarah atas motivasi saya selama ini. Whatever.

Di bawah ini adalah foto saat saya SMA.
Fotoku waktu SMA di SMA Sedes Sapientiae
Sampai saat ini saya tidak pernah merasa sungkan ataupun “berjarak” dengan teman-teman saya se-sedes, se alumni. Mereka masih menganggap saya ada meski sifat saya yang dulu jauh lebih menyebalkan daripada sekarang. Meskipun mereka beragama beda dengan saya. Meskipun dalam pandangan orang diantara kami berbeda ras, saya jawa sementara banyak diantara teman-teman saya adalah Cina. Semakin mendalami Islam, semakin saya tahu bahwa rahmatallil alaminnya Islam adalah perasaan bahwa semua umat Allah itu sama, sementara yang membedakan adalah hidayah.

Red Cliff

Nggak tau juga, baru seminggu ini saya lagi demen nonton film. Setelah kemarin nonton Romulus, My Father. Kemudian nonton ini: Red Cliff dari seri pertama dan kedua.Maaf kalo di sini saya tidak menceritakan tentang jalan cerita dari Film kolosal dua seri tersebut.  Kalau tertarik, silahkan aja baca resensinya di sini dan di sini

Ada beberapa pelajaran berharga di film ini yang disajikan secara cantik oleh John Woo, sang sutradara film.

Pertama, adalah fungsi dari negara ataupun angkatan perang. Negara dan angkatan perang yang benar adalah yang MELINDUNGI RAKYATNYA dari hantaman pasukan musuh. Seorang raja, bisa jadi hanya menjadi pembuat sandal bagi rakyatnya ketika rakyatnya memang membutuhkan sandal (dalam arti yang sesungguhnya). Seorang raja, harus berpikir keras untuk membuat rakyatnya aman sekalipun keselamatannya sendiri dipertaruhkan. Sebuah pasukan perang adalah mereka yang siap mati melindungi rakyatnya. (bagaimana dengan negara kita?).

Kedua, diplomasi pada negara yang lebih kuat sekalipun, bukanlah permainan menjilat pantat, mengemis ataupun mengompori, dan bukan pula dagang sapi. Diplomasi adalah bahasa politik yang digunakan untuk meminta kepergayaan, meyakinkan, memberikan dukungan, menawarkan strategi, mengajarkan nilai, idealisme, kepandaian dan segenap daya upaya yang bisa memberikan keuntungan pada semua pihak yang terlibat. Mengkritik, mengecam, memberi saran, menolak dan bersikap anti sekalipun, bisa menjadi bahasa yang sah dalam diplomasi. Yang salah adalah ketika menjual bangsa, rakyat, kepentingan orang banyak dan bahkan harga diri bangsa demi mendapatkan simpati dan perlindungan di bawah ketiak manusia lain yang lebih kuat kecuali orang yang bodoh. (bagaimana dengan bangsa kita?)

Ketiga, kesetiaan ataupun loyalitas.  Kesetiaan dibangun atas dasar KESETARAAN dan KEPERCAYAAN dalam arti yang sesungguhnya. Meskipun kedudukan bisa berbeda: raja, penasehat, rakyat, perempuan, anak-anak dan lain sebagainya, tetapi jika semua pihak tahu diri, tau hak dan kewajiban tanpa ada rasa saling mengorbankan, maka akan tercipta kesetaraan yang pada akhirnya berbuah kesetiaan. Di saat-saat genting, barulah terasa bahwa kesetiaan adalah kekuatan paling ampuh daripada senjata apapun juga. Dan bukan semata-mata faktor idiologis. (bagaimana dengan Indonesia?)

Keempat, tidak ada kemenangan yang datang hanya didasarkan pada faktor keberuntungan. Kemenangan hanya bisa dihasilkan dari perencanaan yang matang, kecerdasan, mentalitas yang kuat, dan latihan yang terus berulang dan berulang. Kekuatan fisik, jumlah, persenjataan dan kuantitas justru bisa dikalahkan oleh mentalitas yang kuat, strategi dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, meskipun dari sisi jumlah ataupun kekuatan fisik bisa jadi tidak berimbang. (Bagaimana dengan kita?)

Kelima, ketenangan berpikir, akan tercipta dari pengalaman, pengetahuan dan kesiapan diri. Ketenangan berpikir sangat penting dalam segala kondisi untuk pemenangan diri maupun pertahanan diri.

Keenam, siapapun dia, akan dihargai bukan karena dia adalah orang yang berada di garis depan, bukan pula yang mengatur strategi, bukan pula yang merawat mereka yang sakit, bukan pula semata karena persoalan gender. Seseorang hanya akan dihargai atas dasar kegunaanya bagi orang lain. Pilihan apakah seseorang bisa berguna buat orang lain ataukah tidak, itulah yang kemudian menjadi pertanyaan. Kalau mau berguna dalam posisi garis depan, maka dia harus kuat, harus berani mati, harus mau mengawali segala hal. Kalau mau di belakang tetapi berguna, maka dia harus cerdas, jeli, genius dan matang dalam bersikap.

Ketujuh, tujuan. Bagaimana seseorang menghargai pilihan hidupnya, bukan terletak pada kebesaran namanya, kecerdasan namanya, kegunaan dirinya dll tetapi terletak pada bagaimana dia meletakkan tujuan hidupnya. Bisa jadi dia memenangkan berbagai macam pertempuran, dia telah mencatat sejarah, dia telah menggetarkan seluruh isi dunia. Tetapi terkadang hal itu menjadi absurb manakala dia kalah oleh nafsu kepada lawan jenis. (lihat bagaimana ciao-ciao, jauh jauh berperang dan mengorbankan banyak tentara ternyata hanya demi wanita, bodoh).

Delapan, kenanglah kebaikan teman, sahabat atau siapapun dia yang telah memberikan sesuatu yang berharga bagi anda: ilmu pengetahuan, agama, budi dll, sekalipun anda dan dia tahu bahwa suatu saat mereka akan menjadi lawan. Karena bagaimanapun, lebih berharga lawan yang memberikan pelajaran dan peningkatan kualitas diri, daripada seribu pengikut yang setia tetapi hanya menjadi beban dan bernilai makruh (ada dan tidak adanya dia tidak membawa pengaruh apapun bagi diri kita).

Terakhir, berarti tidaknya film, ataupun film ini, bukan terletak bagaimana kritikus memujinya, mencercanya ataupun membandingkannya dengan film lain. Tetapi, dari anda: apakah anda bisa memetik hikmah, mengambil pelajaran ataupun mendapatkan “aha” dari film ini. Cara pandang kita boleh beda. Bisa jadi film ini sampah bagi anda, sah-sah saja. Yang pasti, saya bisa tahu sejauh mana Anda memahami sebuah fim.

Demikian, terima kasih.