Apakah semua pemulung adalah pencuri?

Saya pribadi merasa sedih terhadap mereka yang berprofesi sebagai pemulung. Di satu sisi sungguh saya pernah merasakan bagaimana kehilangan barang-barang mulai dari jemuran, sepeda dan lain sebagainya dengan indikasi diambil oleh pemulung. Tetapi pada sisi lain saya juga merasa bahwa mereka telah berjasa besar melakukan recycling terhadap sampah-sampah yang mestinya hanya menambah beban bumi.

Tadi pagi saya menemukan papan warning di depan sebuah gang di Jl.Kaliurang km5. Bisa jadi antara “pemulung” dengan “pencuri” konteksnya terpisah. Tetapi ketika pencuri harus siap mati…Masya Allah. Apakah kita siap mempertanggungjawabkan penghakiman dan niatan kita ini dihadapan Allah, sekalipun ini barangkali hanya gertak sambal.

Menurut teman saya, di beberapa gang di wilayah sekitar, papan warning ini dah ada sejak lama. Tidak jelas juga siapa yang masang. Semoga, tidak terjadi pembunuhan, dan semoga keadilan benar-benar ditegakkan oleh hamba hukum dan tidak membiarkan masyarakat melakukan self defense sendiri. Apalah Indonesia jika anarki menjadi raja (*)

5 thoughts on “Apakah semua pemulung adalah pencuri?”

  1. mas numpang lewat…
    Kasian pemulung… mau cari makan aja mikir lagi…
    mungkin belum dapat makan malah nyawa dah melayang kali ya..
    suudzon emang lebih mudah daripada khuznudzon…
    yang koruptor didiamkan aja,..
    apakah tidak lebih baik tulisan pemulung diganti dengan koruptor aja ya…..

  2. iya benar.bangsa kita kadang tidak adil.sama-sama maling kasab mata, yang maling kecil-kecilan diancam mati, yang maling besar-besaran, meski dipenjara masih bisa haha-hihi telpon sana sini sambil makan enak.dasar….

  3. Jujur, kalau baca larangan masuk bagi pemulung, aku tersinggung berat. Karena aku pun pemulung….

    Gile aje, mendingan kalo ketemu, kasih tahu kalau ada barang yang bisa kita berikan. Wong mereka adalah bagian dari masyarakat yang paling berjasa dalam mengurangi beban bumi ini dari sampah-sampah yang masih bisa didaur ulang.

  4. Jika pun ada pemulung yang nakal biasanya karena sudah terhimpit oleh tuntutan hidup…Kalo bicara pencuri…saya rasa di kantor polisi dan di gedung DPR jauh lebih banyak dan terstruktur, motivasi nya jelas KESERAKAHAN..! Terimakasih atas dukungan terhadap para pemulung..semoga menjadi pencerahan untuk melihat keberadaan para pemulung secara objektif bahwa pemulung juga manusia, punya hak sama sebagai warga negara..karena itu mari kita bersama-sama memperjuangkan hak-hak para pemulung dan kaum mustad’afin..
    HAPUSKAN DISKRIMINASI !..
    Salam Kenal
    FAIZ
    Ketua Umum PPBR
    ( Persaudaraan Pemulung Bogor Raya )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s